Sejumlah Turis Wisata Luar Angkasa Berpose dalam Kapsul Roket Blue Origin di Texas, AS, 31 Maret 2022. (Foto: Blue Origin/Handout via REUTERS)

Wisata Luar Angkasa dan Perkembangannya

Sari | Teknologi | 06-05-2022

PARBOABOA – Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi membuat banyak hal yang mustahil menjadi kenyataan. Sama dengan perjalanan wisata ke luar angkasa, hal ini dulunya hanya sebagai bunga tidur untuk dilakukan.

Kini, sektor wisata luar angkasa berkembang menjadi sebuah tren baru dan perusahaan yang berkecimpung di sana berlomba untuk menawarkan pengalaman terbaik menjelajahi area di luar Bumi.

Banyak orang yang beranggapan bahwa pariwisata luar angkasa ini hanya sebuah pamer kekayaan dan kekuasaan saja. Di tengah krisis global seperti pandemi Covid-19 yang melanda dunia, para milyader justru dengan mudah menghambur-hampurkan uang untuk perjalanan ke luar angkasa.

Perusahaan seperti Virgin Galatic dan Blue Origin sudah membangun wahana untuk mengirim sejumlah orang berwisata ke luar angkasa. Apa sih sebenarnya yang dirasakan saat orang berwisata ke luar angkasa?

Dalam artikel ini Parboaboa sudah merangkum dari berbagai sumber tentang wisata luar angkasa dan perkembangannya sampai saat ini. Yuk, simak ulasan di bawah ini sampai habis.

Wisata Luar Angkasa

Daya tarik orang melakukan perjalanan ke luar angkasa tentu saja adalah pemandangan yang tidak biasa. Pesona antariksa yang tidak bisa ditemukan di Bumi menjadi penarik untuk melakukan perjalanan ini. Pemandangan yang mengagumkan ini memiliki nama Overview Effect dan Efek Ikhtisar.

Hanya dengan melewati batas antara luar angkasa dan Bumi, setiap penumpang dapat melihat sekilas planet lain yang disandingkan dengan ruang angkasa.

Keuntungan lain yang di rasakan saat perjalanan wisata luar angkasa adalah Anda akan merasakan beberapa menit gaya berat mikro, yaitu pada saat gravitasi menjadi sangat lemah. Hal ini akan memberi kesempatan untuk memantulkan tanpa bobot sebelum akhinya kembali ke Bumi.

Perusahaan Pesawat Luar Angkasa

Saat seseorang menjadi penumpang penerbangan Virgin Galactic, mereka akan naik sekitar 85 Km di atas permukaan laut. Untuk penumpang penerbangan Blue Origin akan naik lebih tinggi, yaitu sekitar 99 Km di atas permukaan laut dan melewati garis Karman (batas yang diakui secara internasional sebagai batas antara Bumi dan luar angkasa).

Orang terkaya di dunia, Elon Musk melalui penerbangan SpaceX miliknya menawarkan lebih banyak misi perjalanan wisata luar angkasa. Di tahun-tahun mendatang, perusahaan ini merencanakan misi pribadi ke Stasiun Luar Angkasa Internasional, serta paket perjalanan untuk keliling bulan.

Fokus utama dari sektor perusahaan-perusahaan wisata luar angkasa adalah melihat peluang ini sebagai kendaraan komersial yang bisa digunakan dalam skala besar, yang memungkinkan roket yang sama untuk pergi ke luar angkasa.

Para milyader dan perusahaan antariksa ini juga mempersiapkan penerbangan untuk melakukan lebih banyak lagi dan bahkan kemungkinan akan melakukan perjalanan lebih jauh lagi ke luar angkasa.

Apakah Perjalanan Wisata Luar Angkasa ini Aman?

Perusahaan wisata antariksa ini menjaga keselamatan penumpangnya dengan mewajibkan pelatihan, sehingga orang-orang akan melancong ke luar dari Bumi siap secara fisik dan mental.

Kemungkinan buruk yang akan dialami para turis luar angkasa adalah terpapar radiasi, risiko ini tergantung dari berapa lama mereka akan berada di luar Bumi.

Saat ini Administrasi Penerbangan Federal (FAA) diberi tanggung jawab untuk mengawasi industri luar angkasa komersial. Salah satu bidang perhatian terbesarnya adalah perijinan peluncuran dan memastikan bahwa penerbangan luar angkasa minim risiko. Mencegah tabrakan dengan kendaraan terbang lain, seperti pesawat terbang dan drone.

Apakah kamu orang beruntung yang bisa menumpang untuk menjelajah ke luar Bumi? Nantikan informasi menarik lainnya dari kami tentang perjalanan antariksa dan perkembangannya.

Tag : #masa depan    #antariksa    #teknologi    #virgin galatic    #blue origin    #pesawat luar angkasa    #wisata antariksa   

Baca Juga