Ilustrasi

YouTube Hadirkan Fitur Belanja di Channel Konten Kreator

Wanovy | Teknologi | 21-07-2022

PARBOABOA - YouTube bakal menghadirkan fitur baru yang memungkinkan penonton untuk dapat langsung membeli barang yang ditawarkan kanal favorit mereka.

Saat ini fitur tersebut masih dalam tahap uji coba pada sejumlah kreator konten. Jadi, para kreator nantinya dapat memajang sejumlah produk di konten video YouTube yang diunggah.

Nantinya, penonton produk yang tertarik dapat langsung mengklik tombol kantong belanja sisi kiri bawah layar untuk melihat informasi lebih lanjut.

Kemudian, lewat tautan itu, penonton dapat menonton video lain mengenai barang yang akan dibeli, termasuk opsi melakukan pembelian.

Fitur “belanja” di YouTube sudah diwacanakan sejak dua tahun lalu, tepatnya Oktober 2020.

YouTube sempat dikabarkan sedang mempersiapkan fitur ini, dan berminat untuk menggandeng layanan e-commerce tersebut.

Sekarang kedua belah pihak telah resmi menandatangi kerja sama. Nantinya akan ada tab “Shop” atau “Belanja” di halaman YouTube Studio. Tab “Shop” ini ditujukan untuk mempermudah konten kreator mengelola dan mengontrol produk yang dijual.

Misalnya, menandai produk yang dijual menggunakan tag dan memilih produk apa saja yang mau dimunculkan di channel mereka.

Dikarenakan kemitraan ini dilakukan bersama layanan e-commerce, YouTube mengklaim kalau para kreator sekarang sudah bisa mencantumkan tautan (link) Shopify mereka langsung ke YouTube.

Kemampuan kreator menautkan link toko Shopify mereka ke channel YouTube, ditujukan agar sinkronisasi dari kedua platform, Shopify dan YouTube, dapat dilakukan dengan cepat. Sehingga kemungkinan adanya masalah stok produk habis bisa segera teratasi.

Tidak hanya itu, konten kreator yang memenuhi syarat untuk program merchandise di YouTube, bisa mengakses fitur "Belanja" secara langsung.

Misalnya, kemampuan untuk menjual produk langsung ke live streaming dari Live Control Room. Menurut Vice President of Shopping Product di YouTube, David Katz, selama ini kreator telah menghabiskan banyak waktu untuk membangun dan mengembangkan bisnis mereka.

Dalam konteks ini, YouTube menyatakan ingin mempermudah para kreator tersebut.

“Kreator (telah) menghabiskan banyak waktu untuk membangun bisnis dan mengembangkan produk mereka. Jadi, kami ingin mempermudah mereka untuk terkoneksi dan (dapat) mengelola toko mereka di YouTube dan membawa produk mereka langsung ke audiens mereka,” jelas Katz dalam blog resmi YouTube.

Dilansir dari Engadget, Senin (18/1), fitur ini untuk sementara hanya tersedia untuk pengguna AS yang mengakses YouTube melalui Android, iOS, dan web.

Selain itu, ikon tas belanja tidak akan terlihat. Jika dibayangkan skenario adalah fitur ini akan bekerja sesuai konten apa yang dibuat.

Bayangkan kreator YouTube pembuat konten memasak dapat menautkan ke aksesori dapur di channel mereka, sebaliknya, gamer dapat menjajakan komponen dari video pembuatan PC.

Fitur ini sebetulnya bukan sesuatu yang asing. Sejumlah platform sudah lebih dulu memiliki fitur tersebut, sebut saja Instagram dan WhatsApp. Jadi tidak terlalu mengherankan jika Google melakukan hal yang sama di YouTube.

Tag : #youtube    #youtube shop    #apps    #teknologi    #e commerce   

Baca Juga