Komite Wasit PSSI: 12 Wasit Indonesia Diberhentikan Sementara

Komite Wasit PSSI: 12 Wasit Indonesia Diberhentikan Sementara

Parboaboa.com – Komite Wasit PSSI telah memberi sanksi diberhentikan sementara kepada 12 wasit BRI Liga 1 2021. Ke-12 wasit itu di rumahkan dulu terkait sorotan mengenai kesalahan-kesalahan wasit Liga 1 dan Liga 2.

Melalui pernyataan resminya pada 15 November, Komite Wasit awalnya menyebut ada enam pertandingan yang diselidiki karena wasitnya dinilai salah mengambil keputusan. 

Yakni, laga Persik Kediri menghadapi Bali United, Bhayangkara vs Persiraja Banda Aceh, Persija Jakarta vs Arema FC, PSBS Biak vs Kalteng Putra, Rans Cilegon vs Badak Lampung, hingga Borneo FC vs Persita Tangerang.

Beberapa pertandingan di atas diduga diwarnai kesalahan wasit dalam mengambil keputusan yang bahkan sampai memengaruhi hasil pertandingan. 

Misalnya, Rans Cilegon yang menang 1-0 karena penalti kontroversial. Ada juga Persija yang terpaksa kalah karena gol penyeimbangnya di ujung pertandingan tidak disahkan wasit. Padahal tak ada pelanggaran maupun offside yang membuat Persija harus berlapang dada golnya tidak disahkan saat berjumpa Arema FC.

Persija sampai melaporkan wasit Oki Dwi Putra karena merasa dirugikan. Soal ini, tak ada pernyataan lanjutan dari Komite Wasit maupun PSSI tentang keputusan evaluasi wasit-wasit yang bermasalah.

"Di Liga 1 kami sudah menghukum wasit karena kesalahan teknis, kekhilafan, ketidakmampuan, ketidak-jelian. Bukan menghukum sih tapi mengistirahatkan," kata Ketua Komite Wasit Ahmad Riyadh kepada salah satu media olahraga Indonesia.

"Dari 180 pertandingan ini ada 12 wasit yang mendapat sanksi pengistirahatan 3 laga, 4 laga, ada juga yang 8 laga. Murni human error (bukan pengaturan skor), setiap pertandingan wasit selalu kami evaluasi," ujarnya menambahkan.

Sebelumnya PSSI, melalui Ketua Umum Mochamad Iriawan menyebut, bahwa identitas wasit yang kena sanksi tidak bisa dipublikasikan. Tapi Iriawan sudah memastikan telah ada wasit yang kena sanksi.

"Putusan soal wasit itu sudah ada, cuma belum disampaikan saja. Orang-orang mengira kan mungkin nggak ada tindakan," kata Iriawan saat berbincang-bincang dengan wartawan di Jakarta, Senin (15/11/2021).

"Kami akan cek dulu apakah boleh keputusan soal wasit itu dipublikasikan. Takutnya ada aturan FIFA yang melarang itu. Kalau pemain terlibat kan itu bisa diumumkan. Kalau wasit itu yang belum tahu," ujarnya menambahkan.
 

Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS