BlockOut 2024 Berlangsung, Deretan Artis Dunia Mulai Kehilangan Jutaan Followers

Ilustrasi jumlah pengikut media sosial yang hilang dari akun artis internasional karena gerakan Blockout 2024. (Foto: PARBOABOA/Fika)

PARBOABOA, Medan – Gerakan BlockOut 2024 untuk para selebriti kelas dunia berdampak langsung pada hilangnya jutaan followers (pengikut) media sosial mereka.

Bahkan, ada selebriti Amerika yang langsung kehilangan jutaan pengikutnya hanya dalam waktu satu hari saja.

Seorang konten kreator asal Malaysia, Badvibes mengatakan selebriti papan atas Kim Kardashian kehilangan tiga juta lebih pengikut media sosialnya hanya dalam waktu satu hari.

Hilangnya pengikut media sosial Kim Kardashian itu dikarenakan gerakan BlockOut 2024 yang semakin berkumandang. Menurutnya, yang melakukan blokir terhadap Kim Kardashian adalah netizen dari Amerika Serikat.

“Kalau kamu tidak tahu ayo ikuti sekarang! Kampanye BlockOut 2024 sudah dimulai,” ajaknya dalam akun media sosial @badvibes, dilansir dari Al Jazeera, Selasa (14/05/2024).

Konten kreator ini meminta para netizen pengikutnya untuk mencari nama-nama artis yang tidak bersuara tentang Palestina.

“Mereka tidak ada bersuara soal Palestina dan tidak mendukung Palestina,” tambahnya.

Selain ajakan untuk memblokir jajaran artis dunia yang bungkam soal Palestina, Badvibes juga mengajak untuk mengganti selebriti papan atas itu dengan yang lain.

Misalnya Macklemore yang baru saja merilis Hints Hall. Sebuah lagu yang berbicara tentang kemerdekaan Palestina.

Selain itu ada juga Bella Hadid yang selama ini sangat terbuka dan vokal mendukung Palestina. Begitu juga dengan Huda Beauty yang selama ini telah melakukan advokasi untuk Palestina.

Seorang konten kreator media sosial lainnya, Abbey Hafez mengatakan saat ini revolusi global sedang terjadi di media sosial.

Blokir terhadap para selebriti kelas dunia sedang dikumandangkan di Amerika, Eropa bahkan di Asia serta belahan dunia lainnya.

“Mereka bungkam. Tak pantas mereka mendapatkan pengakuan dari kita. Padahal kita membutuhkan mereka untuk berbicara dan membela Palestina, namun tidak mereka lakukan,” tegasnya.

Menurutnya, gerakan ini adalah cara yang super sederhana. Apalagi penderitaan yang dialami oleh rakyat Palestina sudah sangat lama.

“Mereka tidak memiliki alasan untuk mengatakan tidak tahu atas apa yang terjadi,” katanya.

Abbey Hafez mengajak netizen untuk mengikuti pencetus tren ini di akun media sosial @Blockout2024 dengan hashtag yang sama yaitu #Blockout2024.

Dalam akun media sosial pencetus gerakan ini terdapat daftar selebriti papan atas dunia yang harus diblokir.

Bahkan, ia mengatakan jika pengguna media sosial tidak mengikutinya tetap bisa memblokir jajaran artis tersebut untuk memastikan cerita mereka tidak tampil di beranda anda. Sehingga para selebriti ini tidak akan menghasilkan uang dari iklan dan perhatian netizen.

Ia menambahkan para selebriti ini tidak memiliki netizen. Karena netizen lah yang membayar mereka dengan perhatian atas konten yang mereka ciptakan.

“Jadi mari kita bayar selebriti yang tidak peduli dengan Palestina itu secara wajar,” ungkapnya.

Beberapa nama selebriti kelas dunia yang diblokir paling atas adalah Taylor Swift, Kanye West, Kim Kardashian dan terakhir Haley Baylee.

Haley Baylee adalah salah satu bintang media sosial yang menuai kontroversial dalam kasus ini. Hayle Baylee alias Haley Kalil hadir di Met Gala 2024 dengan mengenakan busana bunga-bunga dengan konsep era 1600-1700 an.

Salah satu videonya, ia membuat netizen geram karena mengatakan kalimat “let them eat cake.” Di mana kalimat itu sangat populer sebagai ungkapan yang diucapkan oleh Ratu Marie Antoinette ketika Revolusi Perancis.

Ketika itu, rakyat Perancis mengalami bencana kelaparan. Sehingga masyarakat Perancis tak mampu membeli roti. Lalu Ratu Marie Antoinette membalas dengan kalimat “let them eat cake.”

Atas video ini, akun media sosial Haley Kalil diserang oleh warganet. Seperti yang dituliskan oleh salah satu warganet di kolom komentar akun Haley yaitu, “ pilihan suara yang kamu pakai begitu liar. Kita benar-benar hidup di dunia distopia.”

Akhirnya sejumlah akun Tik Tok menginisiasi gerakan memblokir media sosial artis dan influencer yang tidak menggunakan platform dan pengaruhnya untuk membela Palestina.

Jajaran artis kelas dunia itu menyadari bahwa perhatian netizen adalah yang membuat mereka memperoleh penghasilan.

Oleh karena itu, melakukan blokir media sosial para selebriti dunia itu dinilai menjadi langkah yang paling tepat.

“Ada sebuah gerakan baru untuk memblokir selebriti dan influencer di semua platform media sosial,” ujar akun Tik Tok @Jpall20.

“Blokir sampai mereka mendukung Palestina. Kita mengontrol uang milik selebriti. Perhatian dan data dari kita adalah mata uang mereka,” ucap akun Tik Tok user 7372009182618.

Editor: Fika
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS