Tikam Anak Orang, Pelaku Malah Ngaku Cuma Ikut-Ikutan

Tikam Anak Orang, Pelaku Malah Ngaku Cuma Ikut-Ikutan

Sondang | Hukum | 30-11-2021

PARBOABOA, Manado – Pelajar SMA berinisial ZPG (16) menjadi korban penikaman di Manado, Sulawesi Utara. Pihak kepolisian mengatakan, pelaku telah berhasil diamankan di Polsek Malalayang.

"Unit Reskrim Polsek Malalayang mengamankan pelaku penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam. Pelaku sudah ditahan," kata Kapolsek Malalayang, AKP Heriadi Ismail, Senin (29/11).

Pelaku yang berinisial CK (17) berhasil ditangkap pada Kamis (25/11) sekitar pukul 21.00 Wita. Adapun pengungkapan kasus tersebut berdasarkan laporan polisi nomor: LP/ 188/ XI/ 2021/ Sulut/ Spkt/ Sek Malalayang.

Awalnya, tim Resmob Polsek Malalayang mendapatkan identitas dan informasi pelaku sedang berada di kediamannya di Kelurahan Titiwungen. Setelah mendapati informasi tersebut, polisi kemudian bergerak dan mengamankan CK, yang didampingi kepala lingkungan setempat.

Dari hasil penelusuran, polisi berhasil mengungkap motif pelaku. Pelaku mengaku melakukan tindakan tersebut karena ikut-ikutan dengan teman.

Peristiwa penikaman ini terjadi ketika jam pulang sekolah bagi siswa yan masuk pagi untuk mengikuti ujian semester. Saat itu, terlihat segerombolan anak berseragam SMK/SMA serta yang lainnya memakain jaket.

Sambil mengendarai motor, mereka menuju Kelurahan Kleak lingkungan 1, tepatnya di pintu masuk SMA Negeri 9 Manado. Di sana, pelaku melihat temannya sedang cekcok dengan korban. Pelaku kemudian mengeluarkan pisau dan menusuknya ke bagian punggung korban.

"Cuma ikut-ikutan. Lihat temannya ribut yang bersangkutan malah menusuk dengan pisau badik tersebut," kata AKP Heriadi, Senin (29/11).

AKP Heriadi Ismail menjelaskan duduk perkaranya. Menurut dia, awalnya pelajar hendak masuk sekolah, pelaku yang tidak saling kenal itu mencegatnya dan menusuk ke bagian punggung.

"Sewaktu ingin memasuki pekarangan sekolah korban dicegat pelaku dan ditikam dengan menggunakan benda tajam. Korban kena luka tusuk di punggung," tuturnya.

AKP Heriadi mengungkapkan, keduanya tidak saling kenal. Kini, pihaknya berhasil mengamankan satu pisau badik yang digunakan pada saat menikam korban.

"Jadi itu pelaku hanya ikut-ikutan temannya, antara pelaku dan korban tidak saling mengenal," pungkasnya.

Sementara korban yang mengalami luka tusuk tersebut langsung dilarikan ke rumah sakit dan sudah mendapatkan perawatan.

"Korban luka tusuk di punggung dan sudah rawat jalan," jelas dia.

Tag : #penikaman    #penikaman pelajar    #penikaman di manado    #kasus penikaman   

Baca Juga