Pemuda 26 Tahun yang Dikenal Pendiam Ditemukan Gantung Diri di Sukabumi Jabar

Polisi evakuasi jasad korban gantung diri di Sukabumi.

PARBOABOA, Sukabumi - Tubuh dalam kondisi sudah tidak bernyawa ditemukan tergantung di pohon jambu air, di Kampung Cisayar RT 06/08, Desa Mekarsari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada pukul 09.00 WIB hari Selasa 31/8/2021.

Jenazah teridentifikasi bernama Ari Rahman bin Cece Sudirman, pemuda berusia 26 tahun yang merupakan warga Kampung Cisayar RT 06/08. Korban yang sehari-hari bekerja sebagai buruh serabutan itu diketahui sebagai pria yang memiliki sifat pendiam.

Adik kandung korban yakni Khoerudin (20), menjelaskan dirinya adalah orang yang pertama kali melihat jasad korban. Ia melihat mayat laki laki menggantung dengan seutas tali di atas pohon jambu air yang berlokasi tidak jauh dari tempat pemakaman umum (TPU).

"Saya kaget melihat mayat menggantung di pohon dekat tempat pemakaman, ternyata abang saya", kata Khoerudin.

Khoerudin menambahkan, dia mengtahui kakak kandungnya tersebut pada Senin 30/8/2021 sekira jam 17.30 WIB pergi ke dapur. Namun dlam waktu lama korban tak kunjung kembali. Setelah maghrib, Khoerudin memeriksa ke dapur dan juga keddalam kamar mandi, namun ia tidak menemukan kakaknya itu di tempat.

Khoerudin dibantu warga kemudian melakukan pencarian di sekitar kampung tersebut, tetapi tak urung menemukan korban.

"Sekitar jam 02.00 WIB subuh saya mencoba menghubungi handphonenya, tapi teleponnya dalam kondisi tidak aktif. Sampai ketika jam 09.00 WIB saya menemukan Ari sudah tidak bernyawa", papar Khoerudin.

Tim medis Puskesmas Cijangkar Ruslan yang melakukan pemeriksaan terhadap jenajah korban juga tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan yang dialami oleh korban.

Pihak keluarga selanjutnya menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai suatu musibah dan menolak untuk dilakukan otopsi.

Kapolsek Nyalindung AKP Aguk Khusaini, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa peristiwa tersebut murni kejadian bunuh diri.

"Melihat dari ciri-ciri mayat korban dan hasil pemeriksaan tim medis dari Puskesmas Cijangkar yang tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di badan korban, peristiwa itu adalah murni tindakan bunuh diri" kata AKP  Aguk.

Polisi kemudian mengamankan barang bukti yang ditemukan di tempat kejadian berupa seutas tali warna hitam sekira 80 cm yang diduga diambil dari tali upluk sweater, sebuah jaket sweater warna hitam, kaos lengan panjang yang dikenakan korban, serta sandal jepit warna hitam.

Info dari pihak keluarga, bahwa sebelumnya korban mengalami sakit demam dan batuk pilek. Korban juga memiliki riwayat sakit paru paru.

Pihak keluarga kemudian melaksanakan serah terima jasad korban dari pihak kepolisian dan membawa pulang kerumah duka untuk dikebumikan.

Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS