Nyamuk Anopheles

Penyebab Malaria dan Cara Pencegahannya

Rini | Kesehatan | 03-02-2022

PARBOABOA, Pematangsiantar - Malaria adalah salah satu penyakit yang timbul akibat dari infeksi nyamuk, sama seperti demam berdarah. Akan tetapi kedua penyakit ini berbeda karena jenis nyamuk yang menularkan penyakit ini berbeda. Malaria ditularkan oleh gigitan nyamuk Anopheles betina, sedangkan DBD ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti.

Kali ini Parboaboa akan membahas secara lengkap mengenai penyakit malaria, mulai dari penyebab, gejala, hingga cara pencegahan penyakit ini.

1. Penyebab malaria

Seperti disebutkan diatas malaria adalah penyakit yang terjadi setelah nyamuk menggigit dan menghisap darah seseorang yang sudah terinfeksi parasit Plasmodium, kemudian nyamuk akan ikut terinfeksi. Penularan malaria akan terjadi setelah nyamuk tersebut menggigit orang lain. Jika dibiarkan malaria dapat berakibat fatal bahkan menyebabkan penderita meninggal dunia.

Selain melalui gigitan nyamuk, parasit ini pun mampu menyebar melalui transfusi darah atau jarum suntik yang digunakan bergantian.

Dilansir dari laman hellosehat Kemenkes, ada 5 jenis parasit yang menjadi penyebab malaria yaitu:

- Plasmodium falciparum

- Plasmodium vivax

- Plasmodium ovale

- Plasmodium malariae

- Plasmodium knowlesi

Salah satu jenis parasit Plasmodium yang paling umum menyebabkan penyakit ini adalah Plasmodium falciparum.

2. Gejala malaria

Penyakit malaria ini akan menginfeksi seseorang melalui nyamuk yang terinfeksi oleh Plasmodium. Air liur nyamuk yang mengandung parasit tersebut akan masuk kedalam tubuh melalui aliran darah dan mulai menginfeksi. 

Biasanya gejala malaria ini baru akan muncul setelah 10 hari hingga 4 minggu setelah terinfeksi. Adapun geja malaria pada umumnya yaitu:

- Demam

- Menggigil

- Sakit kepala

- Berkeringat banyak

- Lemas

- Pegal linu

- Gejala anemia atau kurang darah

-  Mual atau muntah

- Diare

Jika mengalami gejala-gejala tersebut, sebaiknya segera menuju puskesmas atau rumah sakit untuk segera dilakukan tes darah, karena jika terlambat ditangani malaria ini dapat menyebabkan kematian.

3. Cara pencegahan malaria

Cara paling efektif untuk mencegah malaria adalah dengan menjaga diri agar tidak tergigit nyamuk. Adapun langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah malaria adalah:

- Memakai losion antiserangga

- Menggunakan pakaian yang bisa maksimal menutupi kulit

- Membersihkan bak mandi dan mencampurkan abate untuk membasmi jentik nyamuk

- Menjaga kebersihan dengan menyingkirkan genangan air yang berpotensi menjadi sarang nyamuk

- Memakai kelambu di kamar tidur

- Memasang jaring penutup pintu dan jendela

- Memakai obat nyamuk secara teratur

- Jika di daerah tempat tinggal kamu ada pasien malaria, maka pencegahan penularan dapat dilakukan dengan melakukan fogging massal di daerah tersebut.

Itu dia langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah malaria. Pastikan untuk langsung ke dokter jika mengalami gejala-gejala yang disebutkan diatas.

Tag : #gaya hidup sehat    #malaria    #kesehatan   

Baca Juga