Wow! Alat Deteksi China Bisa Peringatkan 10 Detik Sebelum Gempa

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap bahwa alat deteksi dini gempa buatan China, yang sedang diuji di 250 lokasi, dapat memberikan peringatan 10-15 detik sebelum terjadinya gempa. (Foto: istockphoto)

PARBOABOA, Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap bahwa alat deteksi dini gempa buatan China, yang sedang diuji di 250 lokasi, dapat memberikan peringatan 10-15 detik sebelum terjadinya gempa.

Kepala BMKG Dwikorita menjelaskan, pihaknya telah melakukan fase eksperimen dengan China dan memasang alat di 250 titik untuk diuji coba. Apabila uji coba berhasil, teknologi ini akan memberikan peringatan dini tentang gempa bumi, sehingga memberikan waktu bagi warga untuk keluar dari rumah.

"Mudah-mudahan teknologi bisa disiapkan. Sehingga 10-15 detik sebelum gempa, bisa ada perintah dari SMS, sehingga ada waktu untuk warga lari keluar rumah," tutur dia dalam sebuah diskusi tentang mitigasi bahaya gempa bumi dan risikonya di Sekolah Partai PDIP, Jakarta pada Kamis (2/3/2023).

Sebelumnya, Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengungkapkan bahwa saat ini belum ada teknologi yang dapat memprediksi gempa bumi secara tepat.

"Hingga saat ini belum ada satu satu pun teknologi yang mampu memprediksi gempa dengan tepat, dan akurat kapan, di mana, dan berapa besar kekuatan gempa akan terjadi," ujar Daryono di akun Twitter pribadinya, Kamis (27/5/2021).

Dalam keterangan terpisah, Daryono juga menyebut, prediksi gempa dengan menggunakan gas radon dan air tanah, seperti yang dilakukan pakar dari UGM, belum lengkap.

"Prediksi gempa hanya gunakan gas radon dan air tanah saja, seperti memprediksi orang covid19 hanya dengan ukur suhu saja. Sebaiknya terintegrasi dengan magnet bumi, TEC, suhu, air tanah, tilt meter, strain meter pada tempat sama. Yang lengkap alatnya saja belum konsisten hasilnya, kita belum berani publis," kicaunya di akun Twitter, 2020.

Senada, Seismolog Martijn van den Ende meminta masyarakat dunia tidak percaya dengan ramalan gempa yang sempat dilontarkan akun penggemar teori konspirasi dalam kasus gempa Turki.

"Setiap orang yang membaca "prediksi" ini, mohon jangan dipercaya. Gempa bumi tidak dipicu oleh penyelarasan planet dan tidak ada metode ilmiah untuk memprediksi gempa bumi. Mohon berkonsultasi dengan seismolog asli jika Anda memiliki pertanyaan," tulis dia.

Editor: Sondang
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS