Klub Barcelona umumkan kerugian musim 2020/2021

Barcelona Laporkan Alami Kerugian Rp8,060 Triliun pada Musim Lalu

rini | Olahraga | 17-09-2021

PARBOABOA, Barcelona - Krisis finansial terus membayangi Barcelona dan jumlah utang klub semakin mengkawatirkan. Dewan direksi Barcelona mengumumkan kerugian yang dialami klub mencapai 481 juta euro atau setara dengan Rp8,060 triliun pada musim lalu. Pengumuman kerugian itu disampaikan direksi Barcelona dalam sidang anggota klub, Kamis (16/9) waktu setempat.

Pandemi Covid-19 membuat Barcelona kehilangan banyak sumber pemasukan. Contohnya adalah tidak adanya pemasukan dari tiket pertandingan.

Selain itu, suporter juga berpikir berulang kali untuk membeli merchandise klub. Sebab, di masa pandemi seperti ini, membeli kebutuhan pokok menjadi fokus utama ketimbang barang-barang yang lain.

Kerugian besar dialami klub semakin membengkak, padahal Klub sudah melepas Lionel Messi dan memotong gaji Gerard Piqui.

Selain mengalami kerugian mencapai 481 juta euro, Blaugrana juga membahas kebutuhan operasional sehari-hari klub dan menyepakati anggaran yang dibutuhkan pada musim 2021/2022 mencapai 765 juta euro.

Dikutip dari AS, dewan klub memutuskan ingin pelatih Ronald Koeman dipecat. Keinginan memecat Koeman itu muncul setelah Blaugrana dipermalukan Bayern Munchen 0-3 di Liga Champions, Rabu (15/9) dini hari waktu Indonesia.

Hasil buruk seperti menambah 'kesalahan' Koeman bersama Barcelona pada musim ini. Meski belum terkalahkan di Liga Spanyol musim ini, tetapi penampilan Blaugrana dianggap tidak meyakinkan.

Sejauh ini Barcelona menempati peringkat ketujuh klasemen La Liga dengan mengoleksi 7 poin dari tiga pertandingan. Sergio Busquets dan kawan-kawan dua kali menang atas Real Sociedad (4-2) dan Getafe (2-1) lalu imbang 1-1 dengan Athletic Bilbao.

Tag : olahraga, barcelona alami kerugaian musim lalu, klub terimbas pandemi

Berita Terkait