Ilustrasi

Belum Rilis, Layanan Perbankan Google Keburu Tutup

Wanovy | Teknologi | 09-10-2021

Reputasi Google untuk segala hal yang berkaitan dengan layanan internet rupanya tak cukup membuat raksasa teknologi ini pede meluncurkan layanan bank.

Namun belum juga diluncurkan, Google membatalkan rencananya membuka layanan bank.

Pada 2020 lalu Google mengatakan bahwa pengguna Google Pay akan dapat membuka rekening bank langsung dari aplikasi.

Namun, laporan The Wall Street Journal mengatakan hal tersebut tidak sesuai rencana. Perkembangan layanan perbankan dari Google tersebut tersendat dan kerap molor dari waktu yang ditentukan.

Perginya salah satu eksekutif Google, Caesar Sengupta, disinyalir menjadi salah satu penyebabnya. Sengupta disebut menjadi orang yang mengemban tugas besar dalam mengawasi proyek layanan perbankan ini.

Namun, saat proyek layanan perbankan belum rampung, Sangupta keluar dari Google pada Maret 2021 untuk merintis perusahaannya sendiri yang dinamai "Arbo Works".

Sejak itu, Sangupta tampaknya merekrut beberapa karyawan lama Google ke perusahaannya, menurut situs web LinkedIn dan Arbo Works. Dari halaman LinkedIn-nya, jabatan terakhir yang diemban Sengupta di Google adalah Vice President and General Manager, Payments & Next Billion Users.

Padahal, sebanyak 400 ribu orang dilaporkan berada dalam daftar tunggu Citigroup untuk akun Plex.

Dikutip dari Gizmodo, Minggu (3/10/2021) layanan ini awalnya disebut Cache, kemudian berganti nama menjadi Plex. Program ini diharapkan bisa disinkronkan dengan Google Pay dan menawarkan dashboard digital tempat pengguna membelanjakan uang dan membantu menyisihkan uang tunai.

Namun tampaknya ini bukan akhir dari ambisi Google di ranah layanan finansial, karena para analis memperkirakan industri teknologi finansial (fintech) akan terus tumbuh dalam beberapa tahun ke depan.

Google, sebagai pemilik platform besar dengan Google Pay-nya, diprediksi akhirnya akan turun gunung langsung di bidang ini.

Seorang juru bicara Google mengonfirmasi penghentian proyek Bank Google ini kepada outlet media CNBC, tetapi menolak mengomentari dampak dari kepergian eksekutif Google Pay tersebut. Menurut juru bicara tersebut, kini mengganti fokus layanannya.

Pihaknya juga mengatakan bahwa perusahaan saat ini akan fokus memberikan pemberdayaan digital untuk bank dan penyedia layanan keuangan lainnya daripada melayani sebagai penyedia layanan secara langsung.

Tag : #teknologi    #bank    #google    #fintech   

Baca Juga