Beredar Isu Kualitas Pertalite Menurun, Begini Proses

(Foto: Dok.Pertamina)

PARBOABOA Jakarta - Kualitas bahan bakar minyak (BBM) PT Pertamina (Persero) jenis Pertalite dinilai menjadi lebih boros semenjak harganya mengalami kenaikan pada 3 September lalu. Karena tudingan tersebut, Pertamina Parta Niaga menjelaskan bahwa seluruh BBM yang disalurkan ke masyarakat telah sesuai dengan standart yang telah di tetapkan.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting menyampaikan, dalam menguji kualitas BBM perusahaan memiliki rangkaian proses quality control yang sesuai dengan prosedur, dari produk BBM masuk ke tanki fuel hingga disalurkan menuju Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

"Proses quality control sebuah produk BBM sebelum bisa dinyatakan layak didistribusikan menuju SPBU ini dimulai dari saat produk tersebut disuplai dari kilang atau impor, saat penyimpanan, hingga sebelum disalurkan ke SPBU," ujar dia dalam keterangannya dikutip Minggu (2/10/2022).

"Dalam tiap-tiap proses, produk BBM tersebut harus dinyatakan layak, memenuhi syarat atau standar spesifikasi yang ditentukan dirjen migas. Jika uji sampel tidak layak, tidak akan bisa keluar dari terminal BBM," tambah Irto.

Irto juga menyampaikan sebelum produk BBM masuk ke tanki timbun di fuel terminal, Pertamina terlebih dahulu memastikan produk BBM memiliki certificate of quality. Suplai yang di proses melalui kapal juga melalui tahap pengujian, sebelum dipompa ke tanki timbun, produk BBM di uji terlebih dahulu kelayakannya.

"Ini adalah tahap awal. Jadi sebelum sebuah produk BBM bisa benar-benar masuk ke tanki timbun, sudah ada beberapa proses quality control untuk memastikan produk yang disuplai kepada fuel terminal sesuai dengan spesifikasi dan standar untuk dijual kepada masyarakat," tuturnya.

Seluruh proses uji kelayakan produk BBM tersebut, kata Irto, merupakan komitmen Pertamina dalam menjaga standar kualitasnya.

"Ini adalah komitmen Pertamina Patra Niaga dalam memastikan seluruh produk BBM yang akan dikonsumsi masyarakat ini sesuai spek, sesuai standar kualitas, dan layak digunakan," katanya.

Sebelumnya, jika terjadi ketidaksesuaian produk BBM dengan standartnya maka Pertamina akan menguji kembali di fuel terminal.

"Tidak akan dijual (jika tidak sesuai spesifikasi), jadi masyarakat tidak perlu khawatir. Pertamina berkomitmen seluruh produk BBM yang dijual di lembaga penyalur resminya sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan," ucapnya.

Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS