Tangkapan layar YouTube PLN Dirut PLN Darmawan Prasodjo. (Foto: Parboaboa/Desy)

BUMN Resmikan Holding dan Subholding PLN

Desy | Ekonomi | 21-09-2022

PARBOABOA, Jakarta – Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah meresmikan Holding dan subholding PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) hari ini, Rabu (21/09/2022). Ada 4 subholding yang diresmikan yakni PLN Indonesia Power, PLN Nusantara Power, PLN Energi Primer Indonesia, dan PLN ICON Plus.

Direktur Utama Pt PLN Darmawan Prasodjo menerangkan, dengan pembentukan Holding dan Subholding ini diharapkan bisa menjadi inventaris di masa depan. Adapun subholding PLN adalah subholding pembangkit yang akan diisi oleh Indonesia Power dan PLN Nusantara Power.

"Dengan holding dan subholding ini bisnis PLN lebih efisien, utilisasi aset bisa lebih optimal. Kami juga bangun yang jauh lebih fit dalam menghadapi tantangan zaman," ucap Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo.

Tidak hanya subholding pembangkit, PLN juga membentuk subholding Energi Primer Indonesia untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dengan menyatukan 5 titik pengadaan batu bara menjadi satu.

"PLN juga membentuk entitas baru yakni Renewable Energi (RNE) dan juga Geothermal," ungkap Darmawan, di Kantor Pusat PLN, Rabu (21/9/2022).

Pihak PLN juga mengonsolidasi pengelolaan pengadaan energi dalam bentuk PLN Energi Primer Indonesia agar lebih efisien.

"Arahan kementerian, pengadaan batu bara yang tadinya tersebar di 5 titik dikonsolidasikan dalam 1 titik agar lebih efektif dan efiisen," ujarnya.

Darmawan juga menjelaskan, bahwa pihak PLN telah memberi arahan mengenai aset-aset yang saat ini digunakan untuk layanan kelistrikan, bisa dimanfaatkan untuk Beyond kWh untuk itu telah dibangun suatu subholding PLN ICON Plus seperti, pelayanan internet, ada EV charging, ada battery swab, ada rooftop, ada listrikQu dan lain-lain

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir pernah mengatakan bahwa pembentukan Holding dan Stockholding  ini merupakan bagian dari transformasi yang besar di PLN. Untuk kedepannya PLN akan bertindak sebagai holding yang fokus mengurus transmisi listrik, sementara subholdingnya adalah pembangkit-pembangkit milik PLN.

Tag : #bumn    #pln    #ekonomi    #erick tohir    #darmawan prasodjo   

Baca Juga