Edy Rahmayadi dan Ridwan Kamil Bertemu di Medan, Bahas Kerja Sama Bank Sumut dan BJB

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menerima kunjungan kerja Gubernur Jabar Ridwan Kamil di Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Sudirman Medan, Selasa (31/1/2023). Juga dilakukan penandatanganan kerja sama peningkatan kualitas bank daerah. (Foto: DISKOMINFO SUMUT/Veri Ardian).

PARBOABOA, Jakarta - Gubernur Sumatra Utara (Sumut) Edy Rahmayadi dan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil bertemu di Medan untuk membahas kerja sama di bidang perbankan dan kerja sama untuk pemilik pesantren, Selasa (31/01/2023) kemarin.

Edy Rahmayadi mengatakan, Bank Sumut akan belajar dari Bank Jawa Barat yang merupakan bank daerah terbaik di Indonesia mengenai sistem perbankan, guna mendukung perkembangan Bank Sumut dan semakin kompetitif dalam menghasilkan laba.

Gubsu mengatakan, Bank Sumut terus melakukan inovasi agar dapat meningkatkan kontribusinya untuk pembangunan Sumut. Saat ini, bank daerah tersebut sedang dalam proses go-publik dengan melakukan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia.

 “Bank Sumut terus berupaya memberikan yang terbaik, terus meningkatkan kualitas sehingga meningkatkan kontribusinya untuk pembangunan Sumatera Utara,” ujarnya.

Menanggapi kerja sama ini, Ridwan Kamil mengatakan, Bank BJB akan melakukan sharing terkait program untuk melawan rentenir di Sumut, agar Bank Sumut mendapatkan hasil yang maksimal.

Ridwan Kamil mengungkapkan, Bank BJB pada tahun 2022 lalu membagikan deviden sebesar Rp1 triliun kepada pemegang saham dan pemerintah. Deviden yang cukup besar tersebut dapat dibagikan karena perusahaan berhasil meningkatkan laba hingga 20 persen dari sebelumnya.

Selain membahas kerja sama dua bank daerah, Ridwan Kamil dan Edy Rahmayadi juga membahas program Bank BJB untuk kaum duafa, kredit tanpa agunan dan tanpa bunga. Kemudian membantu pesantren-pesantren membangun kemandirian perekonomian lewat bisnis.

“Program BJB itu untuk melawan rentenir dan sekarang hadir di Sumatera Utara, kita juga akan melakukan kerja sama untuk kemandirian perekonomian bagi pesantren-pesantren di Sumatera Utara, Jabar setahun sudah bisa menghadirkan 1.000 bisnis di pesantren dan 5 tahun hampir 5.000, kita juga ingin pesantren di sini seperti itu,” kata Ridwan Kamil.

Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS