Ganjar Pranowo.

Ganjar Pranowo Direbutin PDIP dan Golkar, Pengamat: Bisa Picu Disharmonisasi

Maraden | Politik | 16-11-2021

PARBOABOA, Jakarta – Dua partai politik besar tanah air, Partai Golkar dan PDIP berpotensi terlibat perseteruan dingin lantaran disebut-sebut berebut Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 nanti.

Kedua partai besar itu menyatakan siap untuk menjadi mengusung Gubernur Semarang, Ganjar Pranowo menjadi calon wakil Presiden RI di kontestasi politik tahun 2024. Hal itu akan dilakukan Golkar jika Partai tempat Ganjar sekarang bernaung yakni PDIP tidak menyertakan Ganjar sebagai calon Presiden ataupun wakil nanti.

Elktabilitas Ganjar yang semakin menaik membuat sejumlah partai meliriknya menjadi calon untuk pilpres. Termasuk Golkar yang memberikan sinyal ketertarikannya. Partai pohon beringin itu disebut-sebut siap memasangkan Ganjar sebagai tandeman untuk calon Presiden dari Golkar, Airlangga Hartarto.

Direktur salah satu lembaga survei, Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno menyebut perebutan itu bisa berdampak pada hubungan kedua partai. Dia menilai wajar jika Golkar memiliki ketertarikan meminang Ganjar karena selama ini sang Gubernur terkesan diabaikan di partainya sekarang. Namun ketertarikan Golkar itu bisa berpoternsi menimbulkan disharmonisasi antar kedua partai itu.

"Golkar melihat Ganjar sebagai komoditas bagus. Elektabilitasnya naik dengan signifikan. Partai Golkar terlihat serius mencari tandem jempolan untuk meningkatkan elektabilitas Airlangga," kata Adi, Senin (15/11/2021).

Menurut Adi, sikap partai Golkar terhadap Ganjar seperti membentangkan karpet kuning jika PDIP tidak membentangkan karpet merah kepada Ganjar.

"Bagi Golkar, kalau Ganjar tak dapat karpet merah, ada karpet kuning yang siap dibentangkan. Tentu ini godaan serius yang membikin PDIP merasa tak nyaman. Jika komunikasi tak diatur dengan baik, ini bisa jadi bibit disharmonisasi antara PDIP dan Golkar," ucapnya.

Sebelumnya Wakil Ketua Umum partai Golkar menyebut partainya terbuka untuk mencalonkan Ganjar pada Pilpres 2024 bila tidak dicalonkan oleh PDI-P. Dia menuturkan, Golkar pun siap menyambut Ganjar sebagai rumah baru bagi kader PDI-P tersebut. 

"Nanti kalau misalnya Ganjar tidak mendapat tempat di partainya, ada Golkar terbuka. Apakah nomor satu atau nomor dua, itu soal nanti, kan Pak Airlangga tidak mungkin maju sendiri, pasti ada wakil," kata Nurdin di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (11/11/2021).

Tag : #ganjar pranowo    #pdip    #golkar    #politik    #pilpres 2024    #airlangga hartarto   

Baca Juga