Gunung Anak Krakatau Erupsi 3 Kali Pagi Ini, Lontarkan Abu hingga Setinggi 500 Meter

Maesa | Nasional | 26-01-2023

PVMBG melaporkan telah terjadi erupsi di Gunung Anak Krakatau, Lampung setinggi 500 meter dari atas puncak gunung pada Kamis (26/01/2023) pukul 07.32 WIB. (Foto: PVMBG/magma.esdm.go.id)

PARBOABOA, Jakarta - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan terjadi aktivitas vulkanik erupsi di Gunung Anak Krakatau, Provinsi Lampung yang berupa lontaran abu setinggi 300 meter hingga 500 meter di atas puncak gunung Rabu (26/01/2023).

Adapun erupsi yang pertama terekam seismogram pada pukul 05.12 WIB dengan amplitudo maksimum 40 mm, dan durasi sementara lebih kurang 33 detik, serta kolom abu yang berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur.

“Terjadi erupsi G. Anak Krakatau pada hari Kamis, 26 Januari 2023, pukul 05:12 WIB. Tinggi kolom letusan teramati ± 300 m di atas puncak (± 457 m di atas permukaan laut),” kata anggota PVMBG, Jumono, Kamis (26/05/2023).

“Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 40 mm dan durasi 33 detik,” sambungnya.

Kemudian, untuk erupsi yang kedua terjadi pada pukul 06.33 WIB dengan kolom abu yang berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah tenggara.

“Terjadi erupsi G. Anak Krakatau pada hari Kamis, 26 Januari 2023, pukul 06:33 WIB. Tinggi kolom letusan teramati ± 300 m di atas puncak (± 457 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah tenggara,” tuturnya.

Sementara itu, untuk erupsi yang ketiga terjadi pada pukul 07.32 WIB dengan kolom abu yang berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah tenggara.

“Terjadi erupsi G. Anak Krakatau pada hari Kamis, 26 Januari 2023, pukul 07:32 WIB. Tinggi kolom letusan teramati ± 500 m di atas puncak (± 657 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah tenggara,” jelasnya.

Jumono menambahkan, hingga laporan tersebut dibuat, erupsi di Gunung Anak Krakatau masih berlangsung.

Selain itu, PVMBG juga mengimbau warga untuk tidak melakukan aktivitas di sekitar gunung dengan radius 5 kilometer dari kawah aktif.

“Masyarakat/pengunjung/wisatawan/pendaki tidak mendekati G. Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah aktif,” pungkasnya.

Tag : #gunung anak krakatau    #pvmbg    #nasional    #erupsi    #kawah aktif    #abu kelabu    #provinsi lanpung    #aktivitas vulkanik   

Baca Juga