Indikator Karhutla, BMKG Deteksi 102 Titik Panas di Kalimantan Timur

BMKG Balikpapan mendeteksi sebanyak 102 titik panas di Kalimantan Timur yang tersebar di 6 kabupaten. (Foto: BNPB)

PARBOABOA, Jakarta – Sejumlah titik panas kembali ditemukan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Balikpapan hari ini, Senin (11/9/2023) sejak pukul 01.00-16.00 WITA.

Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Kelas 1, Sultan Aji Muhammad Sulaiman, mengatakan jika titik panas yang jumlahnya mencapai 102 ini ditemukan tersebar di 6 kabupaten di Prov. Kalimantan Timur.

Rinciannya, ada 21 titik di Kec. Jempang dan 2 titik di Kecamatan Bongan dengan tingkat kepercayaan menengah.

Kemudian, ada 1 titik di Kec. Marang Kayu, 3 titik di Kec. Sanga-Sanga, dan 9 titik panas di Kec. Muara Kaman.

Titik panas turut ditemukan di Kec. Sambaliung sebanyak 5 titik, di Kec. Pulau Derawan dengan 13 titik, di Kec. Kaley 4 titik, dan Kec. Segah 2 titik.

Guna menghindari ancaman karhutla, sambungnya, BMKG Stasiun Balikpapan telah menginformasi soal temuan 102 titik panas itu ke pihak terkait di masing-masing wilayah kerja agar segera ditindaklanjuti.

Pihak terkait yang dimaksud yakni, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), baik di tingkat kabupaten maupun provinsi.

Di samping itu, Sultan Aji meminta kepada masyarakat untuk saling menjaga lingkungan dengan cara tak membuang puntung rokok secara sembarangan dan tidak melakukan aktivitas pembakaran saat mengelola lahan.

Tambahan informasi, menurut BMKG, titik panas merupakan indikator dari bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Suatu lokasi akan terdeteksi sebagai titik panas apabila memiliki suhu yang relatif tinggi jika dibandingkan dengan sekitarnya.

Titik Panas Terbanyak di September

Berdasarkan prediksi BMKG, Provinsi Kalimantan termasuk ke dalam wilayah yang terdampak kekeringan efek El Nino.

Akibat hal tersebut, wilayah Kalimantan kerap kali memiliki potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Adapun, titik panas terbanyak sepanjang bulan ini terjadi pada Jumat, (08/9/2023) dalam periode pengamatan pukul 01.00-17.00 WITA dengan 566 titik.

566 titik panas itu tersebar di enam kabupaten yang berada di Kalimantan Timur (Kaltim).

Rinciannya, sebanyak 28 titik panas di Kab. Paser meliputi 2 titik di Kec. Tanah Grogot, 9 titik di Kec. Long Kali, 1 titik di Kec. Muara Komam, 1 titik di Kec. Kuaro, 7 titik di Kec. Batu Sopang, dan 7 titik panas di Batu Engau.

Kemudian ada 169 titik panas di Kab. Berau meliputi 9 titik di Kec. Teluk Bayur, 7 titik di Kec. Tabalar, 7 titik di Talisayan, dan 10 titik di Kec. Sambaliung.

55 titik panas di Kec. Segah, 9 titik di Kec. Kelay, 4 titik di Kec. Biatan, 50 titik di Kec. Pulau Derawan, serta 1 titik di Kec. Batu putih.

Selanjutnya, ada 65 titik panas di Kab. Kutai Barat meliputi 42 titik di Kec. Penyinggahan, 6 titik di Kec. Nyuatan, 2 titik di Kec. Jempang, 2 titik di Kec. Muara Pahu, 2 titik di Kec. Tering, dan 1 titik di Kec. Bongan.

Sedangkan untuk sebaran titik lainnya berada di Kab. Kutai Kartanegara dengan 199 titik, Kab. Kutai Timur dengan 122 titik, dan Kab. Mahakam Ulu dengan 33 titik panas.

Editor: Maesa
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS