Jokowi yakin Industri Kreatif Bisa jadi Tulang Punggung Ekonomi Dunia di Masa Depan

Presiden Joko Widodo (Foto: Tangkapan layar siaran YouTube Sekretariat Presiden)

PARBOABOA, Jakarta - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) mengatakan jika industri kreatif merupakan salah satu sektor ekonomi yang mampu bertahan dan tumbuh dengan signifikan saat pandemi Covid-19 melanda dunia.

Hal ini dapat terlihat dari perkembangan beberapa subsektor ekonomi kreatif  selama pandemi melanda, seperti seperti aplikasi dan pengembang permainan, televisi dan radio tumbuh signifikan dipicu dari konsumsi konten yang meningkat. Sehingga dia menilai jika sektor ini menjadi tulang punggung perekonomian dunia di masa depan.

"Pada saat dunia membatasi mobilitas fisik manusia karena pandemi COVID-19, mobilitas karya-karya ekonomi kreatif tetap lalu lalang bergerak tanpa menularkan COVID-19. Sektor ekonomi kreatif relatif mampu bertahan di era pandemi dibandingkan dengan sektor-sektor lainnya," ujar Jokowi saat memberikan sambutan dalam acara World Conference on Creative Economy (WCCE) di Bali Internasional Convention Center (BICC), Nusa Dua, Bali, Kamis (6/10/2022).

Menurut mantan Wali Kota Solo itu, karya ekonomi kreatif kini hampir ada di seluruh aspek kehidupan, bahkan dapat dinikmati oleh masyarakat lintas negara dengan mudah. Oleh karenanya, Jokowi menyakini jika semua pihak terus memacu perkembangan ekonomi kreatif, maka sektor ini dapat mendorong pemulihan ekonomi secara global.

"Pengembangan ekonomi kreatif harus terus dipacu agar menjadi sektor yang futuristik, tumbuh lebih cepat, lebih besar dan maju," ucapnya.

Ia juga memastikan Indonesia akan turut serta mendukung pengembangan ekonomi kreatif. Selain itu, Jokowi menilai ekonomi kreatif dapat menjadi solusi meningkatkan taraf hidup masyarakat secara luas dan berkelanjutan karena mampu mendobrak batas geografis, gender, dan strata ekonomi.

"Indonesia akan mengambil peran terdepan untuk membangun ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif, mendorong peran ekonomi kreatif yang lebih besar dalam pemulihan ekonomi global," ujarnya.

Jokowi juga meyakini inovasi dan kreativitas ditunjang iklim inovasi yang sehat dan produktif serta dibarengi kebijakan yang adaptif akan mendorong kemajuan peradaban sebuah bangsa.

Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS