Kelebihan Kapasitas Lapas Masih Jadi Masalah yang Tak Kunjung Usai

Komisi III DPR RI Johan Budi S. Pribowo dalam Rapat Kerja dengan Menteri Hukum dan Ham RI di Nusantara II, Senayan, Jakarta, Rabu (29/3/2023) menyebut jika lapas di Indonesia telah mengalami over capacity. (Foto: KPK)

PARBOABOA, Jakarta - Komisi III DPR RI Johan Budi S. Pribowo mengungkapkan, bahwa permasalahan over capacity (kelebihan kapasitas) di lembaga pemasyarakatan (lapas) menjadi permasalahan yang tak kunjung usai.

Ia menilai, lapas mengalami kelebihan penghuni karena terjadi over kriminalisasi di Tanah Air. Di samping itu, terlalu banyak mengedepankan pemenjaraan juga turut menjadi asalan dari over capacity ini.

Diketahui, berdasarkan data dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen Pas), lapas di Indonesia mengalami kelebihan muatan hingga mencapai 131,077%. Dari jumlah tersebut, narapida dengan kasus narkoba menjadi mayoritas penghuni lapas dengan jumlah 136.397 orang.

Oleh karenanya, Johan Budi meminta agar Kementerian Hukum dan HAM bersama dengan Direktorat Jenderal Lembaga Pemasyarakatan mengambil langkah konkrit dalam mengatasi masalah tersebut.

"Kita harapkan rapat ini bukan sekedar ritual saja, menggugurkan kewajiban. Persoalan lapas, pak Dirjen Lapas, sejak saya masuk Komisi III ini sering kali diungkapkan over kapasitas. Dan saya sering ke dapil, tidak ada tindakan-tindakan yang tidak biasa yang menjadi resolusi menangani over kapasitas," kata Johan saat Rapat Kerja dengan Menteri Hukum dan Ham RI di Nusantara II, Senayan, Jakarta, Rabu (29/3/2023).

Johan menurutkan bahwa persoalan terkait kelebihan kapasitas di lapas ini telah ia ungkapkan pada rapat tahun sebelumnya. Namun, lanjutnya, belum ada tindakan yang signifikan dari Kementerian Hukum dan HAM, Yasonna Laoly.

Lalu, dalam kesempatan yang sama, ia mendorong agar Menhukam serta jajarannya untuk bekerja lebih maksimal dalam menangani permasalah-permasalahan yang ada.

"Pada rapat tahun lalu saya pernah mengungkapkan keadaan lapas di dapil saya yang sangat tidak layak. Sampai sekarang tidak ada action apapun. Dua kota di dapil saya yang kondisinya tidak hanya over capacity tapi juga mengenaskan pak," pungkasnya.

Editor: Maesa
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS