Kemnaker Dorong Green Jobs, Apa Artinya?

Ilustrasi Pengembangan Green Jobs (Foto: Instagram @greenjobs)

PARBOABOA, Jakarta - Permasalahan lingkungan dalam skala global semakin jamak terjadi.

Untuk mengantisipasi masalah ini, banyak negara berupaya beralih dari aktivitas ekonomi ke arah ekonomi hijau atau green economy.

Transisi global ini mendorong lahirnya sejumlah green jobs di semua sektor, baik di negara maju maupun berkembang.

Green jobs mencakupi bidang pasokan energi dari sumber-sumber energi terbarukan, efisiensi energi terutama di gedung dan konstruksi.

Termasuk transportasi, industri pengolahan limbah dan daur ulang, pertanian, dan kehutanan.

Sementara fokus green jobs ini adalah meminimalisasi dampak negatif terhadap ekosistem dan menerapkan praktik ramah lingkungan.

Pemerintah Indonesia pun merespons kondisi ini dengan mengusung keberlanjutan green jobs pada 2025-2029.

Sekjen Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Anwar Sanusi menjelaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk mendukung realisasi dan penciptaan green jobs di Indonesia.

Menurut Anwar, green jobs merupakan sesuatu yang tak bisa dihindari dan sangat prioritas.

"Ketika ada pekerjaan hijau, tentunya tenaga kerjanya juga yang memahami tentang hakikat pekerjaan hijau," jelasnya seperti yang dikutip dari laman resmi Kemnaker, Rabu (29/05/2024).

Merujuk International Labour Organization (ILO), dia menerangkan, green jobs menjadi lambang perekonomian yang berkelanjutan termasuk potensi pelestarian lingkungan. Baik bagi generasi sekarang maupun generasi yang akan datang.

Dia menerangkan, beberapa bidang yang akan menjadi fokus dalam pekerjaan hijau.

Antara lain, melibatkan sektor energi terbarukan, efisiensi energi, manajemen limbah, transportasi berkelanjutan, dan pertanian berkelanjutan.

Untuk mendukung penciptaan lapangan kerja hijau, sambungnya, Kemnaker akan mendorong perusahaan untuk menerapkan alat, teknis, dan metode peningkatan produktivitas berbasis Green Productivity.

Di antaranya, menyusun standar kompetensi kerja, skema kompetensi, program, dan modul pelatihan sesuai kebutuhan lapangan kerja hijau.

Selain itu, Kemnaker juga akan membangun kerja sama dengan perusahaan, industri, dan institusi yang mendukung pelatihan vokasi pada lapangan kerja hijau.

Walau demikian, masih banyak masyarakat yang belum mengenal apa itu green job. Simak penjelasannya pada uraian di bawah ini.

Apa Itu Green Jobs?

Istilah green jobs sendiri merujuk pada pekerjaan yang mengutamakan penciptaan perekonomian yang ramah lingkungan dan rendah karbon.

Menurut ILO, green jobs menjadi sebuah lambang perekonomian dan masyarakat yang lebih berkelanjutan agar mampu melestarikan lingkungan. Baik untuk generasi saat ini maupun untuk generasi mendatang.

Green jobs bertujuan untuk mengurangi dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh perusahaan dan sektor ekonomi.

Hal ini sampai pada tingkat yang mendukung pelestarian lingkungan hidup.

Pekerjaan ini mendukung kelestarian lingkungan dengan meminimalkan konsumsi energi, material, dan air.

Berbagai upaya efisiensi, penerapan ekonomi rendah karbon, serta pengurangan atau pencegahan limbah dan polusi dilakukan dalam rangka mencapai tujuan tersebut.

Selain itu, green jobs juga menjadi elemen kunci dalam transformasi menuju ekonomi hijau.

Pertumbuhan ekonomi hijau memerlukan pengembangan keterampilan baru.

Baik untuk sektor pekerjaan baru maupun untuk sektor pekerjaan lama yang diubah menjadi lebih ramah lingkungan.

Contoh Green Jobs

1. Ecopreneur

Ecopreneur adalah wirausahawan yang menjalankan bisnis ramah lingkungan, seperti memproduksi dan menjual produk atau jasa yang mendukung kelestarian alam.

Contohnya termasuk eco-education, eco-digital, dan eco-tourism.

2. Teknisi Sistem Energi Matahari

Teknisi sistem energi matahari bertugas merakit, memasang, dan memelihara panel surya di rumah dan bangunan.

Hal ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.

3. Petani Urban

Petani urban adalah mereka yang membudidayakan dan mendistribusikan pangan di perkotaan.

Tugas mereka bertujuan memenuhi kebutuhan rumah tangga sambil mendapatkan penghasilan.

4. Konsultan Energi

Konsultan energi membantu klien menemukan sistem energi terbarukan yang sesuai dan meminimalkan dampak lingkungan.

Tugas mereka termasuk menyusun laporan audit energi, mengikuti tren energi, dan memberikan rekomendasi kepada klien.

Editor: Norben Syukur
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS