Kuota dan Tanggal Pemberangkatan Pertama Jemaah Haji Asal Indonesia Akhirnya Diumumkan

Menteri Agama Yaqut Choulil Qoumas (dok ANTARAFOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)

PARBOABOA, Jakarta - Musim Haji 2022 akan segera tiba. Indonesia sudah melakukan berbagai persiapan untuk menyambut bulan haji tahun ini. Terlebih selama dua tahun belakangan, pemberangkatan haji dibatalkan efek dari penyebaran virus Covid-19.

Melalui keterangan yang disampaikan oleh Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, tahun ini Indonesia mendapat kuota sebanyak 100.051 orang dari satu juta jemaah haji yang diterima Arab Saudi untuk tahun ini.

"Setelah dua tahun kita tak berangkatkan haji karena Covid-19, Alhamdulillah berkat ikhtiar kita semua di tahun ini kita berangkatkan kembali jemaah haji dengan kuota 100.051 jemaah dan 1.901 petugas," kata Yaqut saat Peringatan Nuzulul Quran Tingkat Kenegaraan di Kantor Kemenag, Jakarta, Selasa (19/4).

Rencananya pemberangkatan pertama jemaah haji akan dilakukan pada 4 Juli mendatang. Adapun calon jemaah haji yang akan berangkat tahun ini, merupakan calon jemaah haji yang keberangkatannya tertunda pada 2020 akibat pandemi Covid-19.

Namun karena pandemi Covid-19 masih terus membayangi, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi calon jemaah haji, yaitu berusia dibawah 65 tahun dan telah menerima suntikan lengkap vaksinasi Covid-19. Selain itu, jemaah haji wajib menyertakan hasil tes PCR negatif COVID-19 yang dilakukan dalam waktu 72 jam sebelum keberangkatan ke Arab Saudi.

Sebelumnya, Menag Yaqut mengatakan bahwa pemerintah akan mengupayakan 110.500 orang calon jemaah haji asal Indonesia akan segera berangkat ke Tanah Suci untuk menjalankan ibadah haji pada 2022.

Namun, dari kuota yang direncanakan tersebut Indonesia hanya mendapat 100.051 kuota haji, atau ada pengurangan sekitar 10.449 kuota.

Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS