Luhut Akui Pilih WNA sebagai Mandor Pembangunan IKN

Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan saat memimpin peninjauan progres pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Rabu, 17 Mei 2023. (Foto: Kemenko Marves)

PARBOABOA, Jakarta - Ketua tim percepatan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), Luhut Binsar Pandjaitan mengakui telah memilih Warga Negara Asing (WNA) untuk menjadi pengawas (mandor) dari mega proyek ini.

Adapun alasan dari keputusan ini adalah Luhut tak ingin pembangunan Istana Negara yang waktunya terbatas ini dikerjakan secara asal-asalan alias asal jadi dengan kualitas yang tidak bagus.

Luhut menyebut jika keputusan ini terpaksa ia buat dan melaporkannya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) itu menyampaikan permohonan maaf karena lebih memilih memakai jasa “bule” demi menjaga kualitas.

Adapun, pernyataan tersebut disampaikan Luhut Binsar Pandjaitan pada Kamis, 15 Juni 2023 di Jakarta.

Di samping itu, Luhut berjanji bahwa peringatan HUT RI ke-79 pada 17 Agustus nanti sudah dapat dilaksanakan di halaman Istana Negara IKN.

Kritikan

Keputusan Luhut menggunakan WNA sebagai mandor pembangunan Istana Negara IKN itu menuai kritikan dari Ketua DPP PDIP, Nusyirwan Soejono.

Menurutnya, keputusan tersebut berlebihan sekaligus merendahkan kemampuan tenaga ahli bangsa sendiri.

Nusyirwan kemudian membeberkan sejumlah program besar yang berhasil meski diawasi oleh tenaga ahli dalam negeri.

Proyek itu di antaranya adalah LRT Jabodetabek, fasilitas Asian Games dan yang lainnya. Hal ini, kata dia, membuktikan bahwa Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia mampu mengawasi pembangunan IKN.

Selain itu, lanjutnya, seluruh program pembangunan juga harus menjadi bagian dari capaian Indonesia untuk menjadi negara maju, termasuk dari unsur SDM-nya.

Editor: Maesa
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS