Megawati Sindir Jokowi Hingga Ibu-Ibu yang Belanja Baju lebaran

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri (dok:Kompas.tv)

PARBOABOA, Jakarta – Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri sindir Jokowi terkait visi Indonesia Emas 2045.

Ia meragukan visi itu nantinya akan sulit terwujud. Sebab, ia menilai bahwa saat ini generasi muda Indonesia masih banyak yang mengalami kekerdilan atau stunting.

''Kita katanya loh, akan capai Indonesia Emas. Saya sampaikan ke Pak Presiden, ini emasnya nanti kayak gimana, Pak? Orang kita punya stunting dan anemia dan sebagainya," ungkap Mega dalam acara pembukaan Pembentukan Brida yang digelar secara virtual pada Rabu (20/04/2022).

Megawati mengatakan, masalah stunting dan anemia juga merupakan persoalan dan tanggung jawab pemerintah daerah bukan hanya pemerintah pusat saja.”
Megawati kemudian mengajak semua pihak untuk berkontribusi demi mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 yang berkualitas.

"Bagaimana kita memunculkan sumbernya itu dari anak-anak berkualitas. Sehingga Indonesia ke depan yang di 2045 usia produktif dan benar-benar produktif. Dari sumber pekerjaan itu lah membangkitkan potensi daerah dengan benar," kata dia.

Di waktu yang sama, Megawati turut menyindir Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengenai pemekaran daerah. Ia menyebut Tito gagal menumbuhkan ekonomi di daerah pemekaran yang baru.

"Pak Tito, mohon maaf, saya melihat adanya seperti stagnansi atau kebingungan bagaimana membangkitkan potensi daerah pada daerah mereka yang sudah berani sampai terjadinya pemekaran," ucap Mega.

Terakhir, mahasiswa yang berdemo hingga ibu-ibu yang belanja baju lebaran pun tak luput dari sindiran Ketua Umum PDIP tersebut. Megawati mengatakan, dirinya bingung melihat generasi muda sekarang yang gemar melakukan aksi demonstrasi.

"Coba, belum apa-apa saja sudah, aduh, demo-demo. Saya tuh pikir anak sekarang nih ngerti opo enggak tho yo?" ucap Mega.

Kemudian, ia mengaku heran melihat ibu-ibu yang mengeluh harga minyak goreng mahal, tetapi mampu dan berbondong-bondong untuk membeli baju lebaran.

"Saya lihat di pasar-pasar, akibat dilepas aturan PPKM, ibu-ibu berbondong-bondong beli baju baru dan sebagainya, tetapi di satu sisi yang buat saya bingung mereka antre minyak goreng," ucap Mega.

Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS