Menteri PUPR Minta 241 Bendungan di Indonesia Dikosongkan Segera

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono saat meninjau persiapan peresmian Bendungan Karalloe

PARBOABOA, Sulsel - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meminta seluruh bendungan yang ada di Indonesia segera dikosongkan.

Pengosongan bendungan ini akan dilakukan di 241 bendungan, termasuk sembilan bendungan yang baru diresmikan pada tahun ini.

“Ada 231 bendungan yang ada, plus sembilan yang baru ini. Jadi total 241 bendungan yang besar itu akan kita akan kosongkan di titik yang terendah,” kata Basuki disela kunjungan persiapan peresmian Bendungan Karalloe, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, dikutip dari Antara pada Selasa (23/11).

Menurut prediksi badai La Nina akan terjadi pada akhir tahun 2021 hingga awal 2022, diharapkan bendungan yang kosong dapat menampung debit air, sehingga banjir dapat dielakkan.

“Supaya pada saat hujan maksimum masih bisa tertampung dan mengendalikan banjir di situ,” jelasn Basuki.

Basuki juga meminta untuk pemeriksaan tanggul-tanggul yang ada, jika terjadi kerusakan dan retak agar segera diperbaiki.

Adapun bendungan Karalloe akan diresmikan Presiden Jokowi pada Selasa (23/11). Bendungan itu juga akan segera dikosongkan agar bisa menampung debit air di Kabupaten Jenepoto. Pengosongan tersebut diharapkan dapat mengurangi dampak banjir hingga 49 persen.

"Kita kosongkan termasuk besok dalam rangka peresmian bapak Presiden sampai ke muka air rendah totalnya 29 juta meter kubik, ini sudah bisa mengurangi banjir 49 persen banjir di Jeneponto," kata Basuki.

Adapun bendungan Karalloe dibangun sejak tahun 2013, bendungan ini mampu menampung sekitar 40 juta meter kubik air. Bendungan ini nantinya dapat menjadi solusi banjir untuk daerah Kabupaten Jenepoto, sekaligus dapat dimanfaatkan untuk sumber irigasi air persawahan daerah tersebut.

Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS