Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto ingatkan para menteri untuk memiliki tanggungjawab moral sebagai pejabat pemerintah dan tanggungjawab bekerja untuk rakyat (Dok:liputan6.com)

PDIP Sindir Menteri yang Sibuk Berkampanye: Bukan Pencitraan yang Dikedepankan

Dimas | Politik | 20-05-2022

PARBOABOA, Jakarta - Belakangan ini, beberapa Menteri dalam Kabinet Pemerintahan Presiden Joko Widodo disebut-sebut bakal maju pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Bahkan, beberapa menteri diketahui sudah mulai bergerilya atau sibuk kampanye menjelang Pilpres. Adapun menteri-menteri tersebut, yakni Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno; Menteri Pertahanan (Menhan), Prabowo Subianto; dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto ingatkan para menteri untuk memiliki tanggungjawab moral sebagai pejabat pemerintah dan tanggungjawab bekerja untuk rakyat.

"Di dalam konstitusi, menteri adalah pemerintahan sehari-hari, karena itu seluruh menteri punya tanggungjawab moral sebagai pembantu presiden. Punya tanggungjawab kepemimpinan untuk bekerja untuk rakyat," ujar Hasto di Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (20/5).

Hasto pun menilai, para menteri tersebut pastinya memiliki cita-cita untuk masa depan Indonesia. Namun, Hasto mengatakan bahwa cita-cita itu tak boleh mengalahkan prioritas untuk rakyat saat ini.

"Cita-cita itu tidak boleh mengalahkan skala prioritas utama bagi kerja untuk rakyat, semuanya harus inheren," ujar Hasto.

"Semuanya harus inheren, karena itulah kami dengan imbauan seluruh menteri agar berkonsentrasi dengan tugas-tugasnya sebagai pemerintahan sehari-hari," lanjut Hasto.

Hasto pun menyebutkan, saat ini para menteri harusnya tidak mengedepankan keinginan politik pribadi yang dapat mengganggu tugasnya sebagai menteri. Para menteri, dikatakan Hasto, harusnya mencetak beberapa prestasi yang akan membangun legitimasi kepemimpinan menteri.

"Itu yang harus dilakukan, bukan pencitraan yang dikedepankan, bukan gerak untuk capres yang dikedepankan, tapi gerak untuk mencetak prestasi bagi rakyat, maka otomatis rakyat akan mengapresiasi. Itu hukum dalam demokrasi yang itu seharusnya para menteri memahami hukum demokrasi tersebut." sebut Hasto.

Sebelumnya, Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin juga telah meminta kepada seluruh menteri kabinetnya untuk tetap fokus bekerja dan bukan sibuk berkampanye. Ia melihat, para menteri lebih sibuk berkampanye dibandingkan menjalankan pemerintahan.

"Belum (kampanye), yang penting seperti Presiden bilang, fokus pekerjaan, tetap fokus," kata Ma'ruf usai menghadiri rapat pelaksanaan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) di Istana Wakil Presiden Jakarta, Kamis (12/5).

Tag : #pdip    #kampanye menteri    #politik    #pilpres 2024    #sandiaga uno    #airlangga hartarto    #prabowo subianto    #erick thohir   

Baca Juga