Kepala BI Perwakilan Sumut, Soekowardojo.

Peningkatan Temuan Uang Palsu, Pada Semester I Sudah Sebanyak 1.818 Lembar

sondang | Ekonomi | 28-07-2021

PARBOABOA,Medan Diungkap oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Utara bahwa jumlah temuan uang palsu sebanyak 1.818 lembar di periode Januari - Juni 2021.

"Temuan uang palsu itu naik di setiap bulan. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan karena ada tren peningkatan uang palsu di Sumut," ujar Kepala BI Perwakilan Sumut, Soekowardojo pada Selasa (27/7).

Masih sebanyak 318 lembar uang palsu pada januari namun memasuki bulan Mei menjadi 324 lembar dan Juni 669 lembar.

"Mayoritas uang palsu berupa pecahan Rp100.000 dan Rp50.000," katanya.

Uang palsu pecahan Rp100.000 mencapai 1.069 lembar, Rp50.000 sebanyak 628 lembar, Rp20.000 (93 lembar) Rp10.000 (25 lembar), Rp5.000 (2 lembar) dan Rp2.000 sebanyak satu lembar.

Hasil pengamatan, biasanya uang palsu banyak beredar di hari besar keagamaan.

"Soal apakah peredaran uang palsu tersebut ada kaitannya dengan melemahnya perekonomi masyarakat sebagai dampak andemi COVID-19 belum bisa dipastikan," ujar Soeko.

BI berharap masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran uang palsu itu dengan menerapkan 3 D yakni dilihat, diraba dan diterawang.

Tag : finansial,ekonomi,daerah,nasional

Berita Terkait