Abu Rusdan ditangkap oleh aparat Kepolisian RI pada hari Jumat terkait pemberantasan kelompok Jemaah Islamiah.

Pentolan Jamaah Islamiyah Abu Rusdan Ditangkap Polisi dan Masih Terus Buru Pengikutnya

Maraden | Nasional | 15-09-2021

PARBOABOA, Jakarta – Abu Rusdan yang diduga sebagai pentolan kelompok Jemaah Islamiah (JI), ditangkap oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Kepolisian Republik Indonesia.

Mantan terpidana kasus terorisme ini ditangkap pada hari Jumat (10/9) di Bekasi bersama tiga orang lainnya yang diduga sebagai anggota JI.

Penangkapan tersebut dilakukan sebagai bagian dari pemberantasan kelompok terorisme.

"Dia diketahui masih aktif sebagai pemimpin jaringan Jemaah Islamiah yang terlarang," jelas Kombes polisi Ahmad Ramadhan dari Divisi Humas Polri.

Abu Rusdan dianggap sebagai figur utama dari kelompok Jemaah Islamiah, yang masuk dalam daftar kelompok terorisme di Amerika Serikat dan PBB.

Jaringan JI yang anggotanya tersebar di Asia Tenggara dituduh sebagai pelaku serangkaian serangan di Filipina dan Indonesia, termasuk Bom Bali pad tahbun 20202 yang menewaskan 202 orang dan 88 di antaranya warga Australia.

Kepolisian Republik Indonesia menyatakan Densus 88 masih terus melakukan pemburuan terhadap anggota JI lainnya. Menurut informasi, kelompok JI sedang melakukan perekrutan dan pelatihan.

Abu Rusdan (61 tahun) adalah anggota JI yang pernah dipenjara pada tahun 2003 karena melindungi dan menyembunyikan Ali Ghufron, salah satu pelaku Bom Bali. Dia lahir di Jawa Tengah pada tahun 1960,

Dia bebas dari penjara pada tahun 2006. Setelah bebas, dia banyak melakukan kegiatan ceramah yang juga diunggah ke platform YouTube.

Beberapa pekan terakhir, Densus 88 telah menangkap 53 terduga anggota JI yang tersebar di 11 provinsi di Indonesia.

Penangkapan tersebut menyusul larangan terhadap JI yang diputuskan pengadilan sejak tahun 2008.  Pemerintah Indonesia juga terus melakukan pemberantasan kelompok-kelompok terorisme lainnya.

Upaya pemberantasan kelompok terorisme terus berlangsung sejak beberapa bulan terakhir di Indonesia.

Pada tahun lalu, polisi menangkap belasan orang yang diduga sebagai anggota Jemaah Islamiah, termasuk salah satu pemimpinnya yakni Zulkarnaen yang juga diduga sebagai pembuat bom dalam aksi teror bom Bali pada tahun 2002.

Tag : #nasional    #densus 88    #jamaah islamiyah    #bom bali 2002   

Baca Juga