PKB sebut Ulama Tak Sabar Nantikan Figur Capres-Cawapres Koalisi Indonesia Raya

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Sekjen PKB Hasanuddin Wahid bersama para pemuka agama Islam dalam acara Ijtima Ulama Jakarta yang diselenggarakan PKB di Hotel Novotel, Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (02/02/2023). (Foto: Instagram/emhasanuddin)

PARBOABOA, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Hasanuddin Wahid mengklaim bahwa para pemuka agama Islam sudah tak sabar menanti calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) yang akan diusung oleh Koalisi Indonesia Raya dalam kontestasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang.

"Permintaan para kiai, para ulama, para habib kepada Gus Muhaimin (Muhaimin Iskandar) agar punya kepastian sampai bulan Maret," katanya di sela acara Ijtima Ulama Jakarta yang diselenggarakan PKB di Hotel Novotel, Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (02/02/2023).

Diketahui, hingga saat ini, Gerindra-PKB memang belum juga mengusung secara resmi figur capres dan cawapres 2024. Meski telah meneken kerja sama koalisi sejak tahun lalu, namun kedua partai politik (parpol) itu hanya baru meresmikan Sekretariat Bersama (Sekber) dan bukan menentukan sosok yang akan bersaing memperebutkan kursi RI-1 setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Hasanuddin Wahid menuturkan bahwa hal tersebut dilakukan agar upaya kinerja kedua partai dapat lebih tertata secara baik.

Adapun soal pencapresan itu, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau yang biasa disapa Cak Imin ini telah menyampaikan segala sesuatunya kepada Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

Kendati demikian, kata Hasanuddin, para ulama ini sudah tidak sabar untuk berjuang mensosialisasikan capres-cawapres dari kubu Koalisi Indonesia Raya.

"Para-para ulama, para kiai itu tidak sabar untuk segera berjuang untuk mensosialisasikan pasangan yang akan diusung oleh PKB dan Gerindra," ujarnya.

Merespon keinginan itu, Hasanuddin menyatakan agar semua pihak bersabar untuk menunggu, sebab pada bulan Maret 2023 nanti, bakal ada kejutan dari pihaknya.

"Nanti kita tunggu saja. Nanti Maret ada apa," pungkasnya.

Editor: Maesa
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS