Provinsi Penghasil Daerah Hutan Terbesar di Indonesia

Provinsi Penghasil Daerah Hutan Terbesar di Indonesia (Dok: pixabay.com)

PARBOABOA - Hutan adalah wilayah yang identik dengan tumbuhan yang lebat. Mulai dari pepohonan, rumput, jamur, dan berbagai ekosistem lainnya juga terdapat didalam.

Indonesia sendiri memiliki wilayah hutan dengan total luas mencapai 133.300.543,98 hektare yang tersebar kedalam beberapa daerah.

Keberadaan hutan menciptakan daerah hijau yang mampu berperan sebagai paru-paru dunia yang dapat juga mencegah terjadinya kekeringan di muka bumi ini.

Namun cukup disayangkan, luas hutan di Indonesia semakin lama semakin berkurang. Padahal potensi yang di hasilkan dari hutan di Indonesia cukup tinggi.

Saking besarnya potensi hutan di Indonesia, negara kita masuk peringkat sebagai pengekspor hasil hutan terbanyak di dunia. Selain itu Indonesia juga menduduki peringkat ke sembilan, sebagai negara yang memiliki hutan terluas di dunia.

Indonesia memiliki beberapa macam jenis hutan, yakni hutan lindung, hutan produksi, dan juga hutan suaka alam atau hutan konservasi.

Nah untuk lebih jelasnya, yuk simak pembahasan berikut yakni mengenai provinsi penghasil daerah hutan terbesar di Indonesia. Apakah provinsi kamu termasuk didalamnya?

1. Papua

Di Papua terdapat wilayah hutan dengan total luas mencapai 40.546.360 hektare. Papua dan Papua Barat menjadi wilayah penghasil hutan primer atau terbesar di Indonesia.

Hal ini disebabkan karena, wilayah di Papua masih banyak yang belum tersentuh oleh tangan manusia. Oleh sebab itu, Papua menjadi andalan Indonesia sebagai wilayah penyumbang hutan paling luas di dunia yakni mencapai 319 ribu kilometer kuadrat.

2. Kalimantan Tengah

Daerah penghasil hutan terbesar di Indonesia kedua berada di provinsi Kalimantan Tengah. Area hutan di daerah ini mencapai 153,6 ribu kilometer kuadrat atau 15.300.000 hektare.

Kalimantan Tengah memiliki wilayah hutan rawa gambut dan ada juga wilayah hutan yang dijadikan sebagai taman nasional untuk menyimpan kekayaan flora dan fauna.

3. Kalimantan Timur

Daerah ketiga provinsi penghasil hutan terbesar di Indonesia terletak di provinsi Kalimantan Timur dengan total wilayah hutan mencapai 147,3 kilometer kuadrat atau 14.651.053 hektare dan 60% lahannya merupakan hutan produksi.

Di provinsi ini juga terdapat 4 wilayah ekoregion yang penuh dengan hutan hujan. Apakah kamu tahu apa itu wilayah ekoregion?

Ekoregion adalah wilayah geografis yang memiliki kesamaan ciri iklim, tanah, air, flora, dan fauna asli, serta memiliki pola interaksi manusia dengan alam yang menggambarkan integritas sistem alam dan lingkungan hidup.

4. Riau dan Kepulauan Riau

Riau dan Kepulauan Riau memiliki beberapa jenis hutan, mulai dari hutan mangrove, hutan lindung, cagar alam, hingga hutan produksi.

Hutan produksi memilki peran sebagai pendukung industri hasil hutan di provinsi ini. Luas hutan di daerah Riau dan Kepualuan Riau sendiri mencapai kurang lebih 9.456.160 hektare.

5. Kalimantan Barat

Kalimantan Barat memiliki wilayah hutan yang masuk kedalam hutan tropis. Hutan disini memiliki ekosistem dan habitat hewan dan tumbuhan yang sangat terjaga.

Wilayah hutan yang berada di provinsi ini mencapai 9.101.760 hektare. Hutan tropis didaerah ini pun telah dijadikan sebagai Taman Nasioanal Betung Kerihun yang menampung beragam flora dan fauna.

6. Maluku dan Maluku Utara

Daerah Maluku dan Maluku Utara juga memiliki banyak hutan lindung dan juga hutan alam yang belum banyak terjamah manusia.

Luas hutan yang menjadi salah satu kebanggaan masyarakat lokal di Provinsi ini mencapai 7.146.109 hektare.

7. Sulawesi Tengah

Daerah Sulawesi Tengah juga menjadi salah satu penghasil hutan terbesar di Indonesia. Provinsi ini memiliki area hutan paling luas jika dibandingkan dengan provinsi lain yang berada di pulau Sulawesi.

Provinsi Sulawesi Tengah memilki total luas wilayah hutan mencapai 4.394.932 hektare.

Jadi, dari pembahasan diatas dapat kita simpulkan bahwa negara Indonesia masih memiliki wilayah hutan yang cukup luas dibandingkan dengan negara-negara lain.

Namun walaupun begitu, sebagai generasi muda kita dituntut agar mampu mengelola dan menjaga dengan baik hutan yang kita miliki agar tidak sampai rusak.

Hal ini berguna agar generasi-generasi berikutnya juga dapat menikmati keindahan alam yang dimiliki negara kita, salah satunya adalah hutan.

Selain itu, upaya tersebut juga bertujuan supaya ekosistem tetap seimbang dan wilayah resapan air tetap terjaga, agar kita pun terhindar dari bencana alam.

Yuk teman-teman, mulai sekarang jaga dan cintai hutan dan alam kita ya! Mulailah dari hal sederhana, yakni terapkan prinsip jangan buang sampah sembarangan dimanapun kamu berada.

Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS