Puan Klaim PDIP Punya Elektabilitas Tertinggi di Semua Hasil Survei

Ketua DPP PDIP Puan Maharani

PARBOABOA, Jakarta - Jelang Pemilu 2024, berbagai lembaga survei bergantian merilis hasil temuan terbarunya. Hasil ini pun dinilai mampu membantu masyarakat untuk menentukan pilihannya.

Sebab, hasil survei dari beberapa lembaga itu kerap tidak berbeda jauh dengan hasil perhitungan suara yang nantinya akan dilakukan penyelenggara pemilu setelah pencoblosan.

Hasil survei ini pun turut membuat Ketua DPP PDIP Puan Maharani yakin dengan elektabilitas partainya yang tinggi di semua lembaga survei. Baik lembaga survei yang resmi maupun yang abal-abal.

"PDI Perjuangan itu hari ini alhamdulilah [memimpin], jika kita baca survei bener atau survei enggak benar," kata Puan, saat memberikan sambutan di Kantor DPC PDIP Surabaya, Selasa (1/3) malam.

Dalam hasil survei yang menurutnya benar atau bukan abal-abal, Puan mengklaim PDIP selalu lebih unggul dengan selisih 5 hingga 6 persen dari partai di urutan kedua. Sementara dalam survei abal-abal, Puan menyebut elektabilitas PDIP hanya berbeda tipis dengan partai lainnya.

"Kalau kemudian mungkin survei itu tidak terlalu benar, saya tidak menyebut survei yang mana, pasti beda tidak terlalu jauh, cuman 4-3 persen," kata dia.

Intinya, Puan yakin bahwa PDIP tetap menjadi partai dengan elektabilitas tertinggi. Jikalau pemilu dilakukan hari ini, Puan percaya bahwa PDIP adalah pemenangnya.

"Intinya PDIP itu mau hari ini diadakan pemilu legislatif, PDIP yang menang," ucapnya.

Akan tetapi, Puan tak mau kader PDIP menjadi jemawa dengan hasil lembaga survei sejauh ini. Menurutnya, semua kader partai harus tetap fokus bekerja untuk partai dan tidak pongah.

"Ini jadi tantangan bagi kita, bahwa kita itu sebagai partai yang saat ini sudah menang dua kali pemilu untuk mempertahankannya. Kita siap hatrick tiga kali!" seru Puan.

Dilihat dari beberapa survei, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memang memiliki Elektabilitas yang cukup tinggi. Setelahnya, posisi PDIP disusul oleh Partai Gerindra dan Partai Golkar.

Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS