Rekomendasi Pekerjaan Bagi Lulusan S1 Ekonomi Pembangunan

Rekomendasi Pekerjaan Bagi Lulusan S1 Ekonomi Pembangunan

Sondang | Ekonomi | 22-10-2021

PARBOABOA, Siantar - Ekonomi Pembangunan merupakan salah satu cabang ilmu Ekonomi yang khusus mengkaji persoalan-persoalan pembangunan baik itu dari sektor bisnis, keuangan, ataupun perbankan.

Di sini, kamu akan berkutat dengan analisa berbagai isu perekonomian untuk mencari dan menemukan solusi dari berbagai persoalan ekonomi secara kritis, kreatif, dan inovatif.

Keuntungan yang diperoleh dari seorang lulusan Ekonomi Pembangunan:

1. Dengan modal keahlian yang dimiliki lulusan ekonomi pembangunan, cenderung menjalankan tugas pada pengkajian strategik di suatu organisasi.

2. Mampu menganalisa berbagai isu perekonomian untuk mencari dan menemukan solusi dari berbagai persoalan ekonomi secara kritis, kreatif, dan inovatif.

3. Lulusan ekonomi pembangunan dapat bekerja di sektor pemerintahan maupun sektor swasta.

4. Bagi kamu yang suka matematika, akan sangat bermanfaat karena dapat mengimplementasikan konsep matematis dalam pendekatan permasalahan-permasalahan ekonomi pembangunan secara langsung.

Meski kurang populer, prospek pekerjaan Jurusan Ekonomi Pembangunan sebenarnya sangat luas dan memiliki peluang kerja yang tinggi.

Pasalnya, lulusan Jurusan Ekonomi Pembangunan bisa bekerja di banyak sektor, mulai dari sektor pemerintahan, sektor swasta, lembaga-lembaga, hingga organisasi-organisasi publik.

Prospek Pekerjaan Ekonomi Pembangunan:

1. Dosen

Prospek kerja dari jurusan ekonomi pembangunan juga tak luput dari bidang pendidikan. Pasalnya, kamu juga bisa menjadi seorang dosen setelah menyelesaikan kuliah.

Sampai saat ini profesi sebagai seorang dosen masih memiliki cukup banyak peminat. Selain itu, semakin banyaknya perguruan tinggi tentu juga membuat dosen selalu dicari. Umumnya untuk menjadi seorang dosen harus memiliki gelar minimal S2.

Selain itu, tidak hanya memiliki pengetahuan mengenai ekonomi yang luas, dosen juga memiliki beberapa skill lain yang dibutuhkan seperti bisa melakukan riset dan menulis hasilnya dalam jurnal.

Jadi, buat kamu yang suka mengajar dan melakukan riset untuk menulis jurnal ilmiah, maka tidak ada salahnya mencoba profesi yang satu ini.

2. Budget analyst

Tugas utama dari profesi budget analyst adalah untuk menganalisis anggaran dan mencari cara agar sumber daya bisa digunakan lebih efisien demi mendapatkan lebih banyak keuntungan.

Seorang budget analyst pasti dibutuhkan oleh semua jenis lembaga baik itu dari pemerintahan atau pun swasta. Pasalnya, tanggung jawab mereka sangatlah penting karena berhubungan sangat erat dengan masalah anggaran.

Mulai dari proses perencanaan estimasi anggaran, membuat dan menganalisis persiapan laporan anggaran, hingga membantu penyusunan kebijakan mengenai anggaran semuanya adalah tanggung jawab dari profesi ini.

3. Staf Research and Development (R&D)

Staf Research and Development (R&D) dikenal juga dengan istilah Staf Penelitian dan Pengembangan (Litbang). Profesi ini tidak hanya dibutuhkan oleh perusahaan swasta, tapi juga lembaga pemerintah ataupun institusi pendidikan tinggi.

Sesuai dengan namanya, staf R&D bertanggung jawab melakukan aktivitas penelitian dan pengembangan. Aktivitas yang dilakukan biasanya berorientasi ke masa yang akan datang dan jangka panjang baik dalam dalam kaitannya dengan riset ilmiah murni maupun pengembangan aplikatif di bidang teknologi.

Rangkaian proses atau langkah-langkah yang dilakukan bertujuan untuk mengembangkan suatu produk baru atau menyempurnakan produk yang telah ada agar dapat dipertanggungjawabkan.

4. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)

Pekerjaan Jurusan Ekonomi Pembangunan berikutnya adalah dengan bekerja di Lembaga Swadaya Masyarakat atau LSM. Pasalnya, setiap LSM tentunya membutuhkan beragam analisa pembangunan industri, perbankan, dan bidang lainnya. Tidak hanya itu, mahasiswa lulusan jurusan ini pun bisa melanjutkan pendidikan ilmu ekonomi yang lebih tinggi lagi.

Intinya, bagi kamu mahasiswa lulusan jurusan ini, sangat memungkinkan untuk bisa bekerja di beberapa organisasi publik, swasta, BUMN, pemerintahan, terutama di bidang perbankan, maupun di bidang keuangan lainnya.

5. Pegawai di Instansi Pemerintah

Pekerjaan Jurusan Ekonomi Pembangunan yang memiliki prospek kerja luas dengan jenjang karir yang baik adalah sebagai pegawai instansi pemerintahan. Pasalnya, kini instansi pemerintahan sering membuka lowongan pekerjaan untuk lulusan ekonomi termasuk di bidang pembangunan.

Saat bekerja di instansi pemerintahan biasanya mereka akan mendapatkan tugas untuk membuat rencana yang paling tepat untuk diimplementasikan bagi pembangunan nasional.

Tidak hanya itu, tugas lain yang harus diemban misalnya memberikan rekomendasi untuk pembuatan kebijakan hingga menganalisis pertumbuhan ekonomi.

Beberapa instansi pemerintah yang bisa dijadikan tujuan berkarier bagi lulusan jurusan ini antara lain, Bappenas, Bappeda, hingga BPK.

6. Aktuaris

Para lulusan ekonomi pembangunan juga bisa melirik profesi yang satu ini, yaitu aktuaris. Tugasnya adalah membuat rancangan tentang produk asuransi serta premi yang polis bayarkan, menetapkan status keuangan, dan melakukan proyeksi terhadap keuangan perusahaan dalam jangka pendek, menengah, serta panjang.

Profesi ini cukup diminati apalagi kebutuhan asuransi semakin meningkat di era modern. Perusahaan pun sering membuka lowongan pekerjaan untuk profesi ini dengan kisaran gaji Rp4-7 juta per bulan.

7. Peneliti

Peneliti atau kerap disebut dengan scientist adalah sebutan bagi seseorang yang tugas utamanya melakukan penelitian dan/atau pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Ternyata lulusan dari jurusan ekonomi pembangunan juga dapat menjalani profesi sebagai seorang peneliti, lho. Peneliti yang bekerja di lembaga riset, pemerintah, dan swasta bisa berasal dari latar belakang ilmu ekonomi pembangunan.

Tag : ekonomi, ekonomi pembengunan, prospek kerja

Berita Terkait