10 Tempat Wisata Sejarah di Solo yang Menarik Untuk Dikunjungi

Tempat wisata sejarah di Solo, foto: museumnusantara.com

PARBOABOA, Solo - Surakarta atau Solo sangat kental dengan tradisi dan budaya Jawa. Kota di Jawa Tengah ini penuh sejarah dan dulunya merupakan pusat Kerajaan Mataram. Maka, Solo banyak situs-situs sejarah yang kini jadi objek wisata.

Selain itu, Solo juga dikenal sebagai salah satu daerah penghasil batik terbaik dengan motif yang khas. Kemudian kota asal Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga kaya akan kuliner. Jadi ada banyak pilihan wisata di Solo.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut 10 tempat wisata sejarah di Solo yang wajib kamu kunjungi.

1. Keraton Surakarta

Keraton Surakarta dibangun pada tahun 1745 oleh Pakubuwana II saat memindahkan ibukota kerajaan dari Kartasura ke Desa Sala.

Keraton dibangun secara bertahap dan mencapai puncaknya pada masa Pakubuwana X (1893-1939). Meski dilakukan bertahap, tetapi pola dasar tata ruang tidak pernah berubah.

Beberapa bangunan dan area di kompleks Keraton antara lain Alun-alun Lor dan Alun-alun Kidul, Sasana Sumewa, Sitinggil, Kamandungan, Sri Manganti dan Kedhaton.

Keraton memiliki museum yang menyimpan benda bernilai seni tinggi seperti kereta kencana, pusaka kerajaan, serta berbagai artefak lainnya.

2. Pura Mangkunegaran

Pura Mangkunegaran merupakan istana kediaman Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkunegara. Berdiri tahun 1757, setelah perjanjian Salatiga dengan Raden Mas Said atau Pangeran SAmbernyawa yang kemudian bergelar Mangkunegara I.

Arsitektur Pura Mangkunegaran berciri Jawa Klasik dan Eropa. Pura ini memiliki pendapa yang berbentuk Joglo besar dengan soko guru terbuat dari kayu jati utuh.

Dalam Pura Mangkunegaran terdapat berbagai koleksi benda bersejarah dari berbagai daerah, wayang golek, gamelan kuno serta koleksi kitab kuno dari jaman Majapahit dan Mataram yang disimpan di Reksa Pustaka.

3. The Heritage Palace

The Heritage Palace adalah tempat wisata sejarah di Solo yang berlokasi di Honggobayan, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo.

Tempat ini dibuka sejak 9 Juni 2018. Di sini para pengunjung bisa melihat beberapa bangunan bersejarah, mobil antik, museum 3D serta Omah Walik.

Kawasan wisata ini cocok untuk kamu berlibur Bersama keluarga. The Heritage Palace buka setiap hari, Senin-Kamis pada pukul 10.00 – 18.00 WIB, Jumat-Minggu buka pukul 09:00-21:00. Harga tiket masuknya Rp55.000 per orangnya.

4. Benteng Vasternburg

Terletak di Kawasan gladak, Solo. Benteng ini merupakan peninggalan Belanda, arsitekturnya kental dengan nuansa Eropa.

Dulu, benteng ini merupakan garnisun pasukan belanda. Bagian depan benteng, terdapat tempat jajanan kulineran, sering menjadi tempat nongkrong terutama anak muda. Benteng vasternburg buka setiap hari mulai dari jam 07:30- 16:00 WIB

5. Museum Keris Nusantara

Berlokasi di Laweyan, Solo. Museum ini sangat kental dengan nuansa jawa dan memiliki koleksi lebih dari 400 keris.

Selain mengoleksi keris, museum ini juga memamerkan senjata tradisional, dari berbagai daerah di Indonesia.

Tempat wisata sejarah di Solo ini buka setiap hari jam 09:00 – 15:00 WIB. Hari senin tutup, sedangkan hari jumat buka jam 09:00 – 11:00 WIB.

6. Taman Sriwedari

Terletak di Jalan Brigjend Slamet Riyadi No. 275, sriwedari, laweyan, Solo. Taman hiburan rakyat ini, sudah ada sejak puluhan tahun lalu.

Dulu kawasan ini, menjadi tempat diselenggarakannya tradisi hiburan malam Selikuran sejak era Pakubuwono X. Namun sayang, taman ini kini sudah tutup.

7. Loji Gandrung

Loji Gandrung berlokasi di Jalan Slamet Riyadi, Penumping, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta. Bangunan yang kini menjadi Rumah Dinas Wali Kota Solo ini dulunya merupakan rumah bekas pengusaha perkebunan Belanda, Johannes Augustinus Dezentje.

Loji Gandrung merupakan karya arsitek Belanda bernama C.P Wolff Scoemaker pada 1830. Dulunya, salah satu kamar di Loji Gandrung pernah dihuni Presiden RI Pertama Soekarno saat berkunjung ke Solo.

8. Langgar Merdeka

Masih di Kecamatan Laweyan, ada juga Langgar Merdeka yang dibangun pada tahun 1937. Bangunan ikonik ini dulunya pernah jadi tempat menjual candu alias ganja.

Selanjutnya, bangunan ini juga sempat jadi tempat berkumpulnya para pejuang di masa penjajahan. Kini, Langgar Merdeka difungsikan sebagai pertokoan di lantai dasar. Sedangkan, lantai duanya menjadi tempat salat.

9. Kampung Batik Kauman

Main ke Solo belum afdol kalau gak mengunjungi Kampung Batik Kauman yang terletak di Kauman, Pasar Kliwon.

Dulunya kampung ini digunakan sebagai tempat untuk pembuatan kain batik bagi keluarga Kraton Surakarta. Sekarang kamu akan menjumpai toko batik dan rumah-rumah yang memproduksi batik.

10. Bunker Balaikota Solo

Bunker peninggalan masa penjajahan Belanda yang ada di Balaikota Solo sering dijadikan tempat wisata oleh masyarakat.

Bunker yang berlokasi di sudut kantor Walikota Solo ini ditemukan pada tahun 2012 dan memakan biaya restorasi hingga Rp 747 juta.

Cahaya matahari yang menerobos lubang-lubang ventilasi bunker ini menjadikan nuansa gelap terang yang memunculkan efek dramatis saat dibingkai oleh kamera.

Tempat wisata sejarah di Solo ini dijadikan para wisatawan yang ingin berburu foto, terutama para pecinta kamera analog.

Pemerintah Kota Solo mempersilahkan untuk warganya yang ingin melakukan foto secara gratis, termasuk untuk foto pre wedding. Rencananya, Pemerintah Kota Solo akan melengkapi dengan Gazebo untuk memperindah tempat wisata ini.

Nah, itulah tadi beberapa tempat wisata sejarah di Solo yang menarik untuk dikunjungi. Semoga bermanfaat!

Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS