Terkait Tragedi Kanjuruhan, Pemprov Jawa Timur akan Bagikan Santunan Kepada Korban Hingga Rp25 Juta

Pemprov Jatim akan bagikan santunan ke korban Tragedi Kanjuruhan (Foto:istimewa)

PARBOABOA, Malang – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menjanjikan bahwa setiap keluarga korban yang meninggal dunia dalam tragedi Kanjuruhan akan mendapatkan santunan hingga Rp25 juta.

Nantinya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur akan memberikan santunan ini secara bertahap kepada 174 orang yang meninggal pada laga Arema FC versus Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada Sabtu (1/10).

Jumlah santunan ini sendiri tergantung pada data kependudukan warga yang meninggal dunia.

Secara umum, Pemprov Jawa Timur akan memberikan santunan kepada ahli waris sebesar Rp10 juta. Sedangkan untuk korban dari warga Kota Malang atau Kabupaten Malang akan mendapatkan tambahan santunan dari pemkot dan pemkab setempat.

Selain itu, Bank Jatim juga akan memberikan santunan tambahan kepada setiap warga yang terdampak.

"Kalau warga Kota Malang, maka dari Pemkot Malang juga [dapat] Rp10 juta. Kalau warga Pemkab Malang maka juga Rp10 juta. [Ditambah] dari Bank Jatim Rp5 juta," sebut Khofifah.

"Ini sudah mencicil sejauh yang sudah bisa kami menjangkau. Untuk yang luka berat, kami memberikan tambahan untuk keluarga sebesar Rp5 juta." sambungnya.

Lewat pernyataannya, Khofifah juga memastikan jika nantinya seluruh biaya medis para korban, baik yang meninggal atau luka, akan ditanggung oleh Pemprov Jatim bersama Pemkot dan Pemkab.

"Jadi tugas Pemprov, Pemkab, adalah memberikan layanan kepada korban, baik yang meninggal dunia maupun yang membutuhkan perawatan," tuturnya.

"Saya ingin memastikan bahwa seluruh layanan kesehatan yang ada di Kabupaten Malang, Kota Malang, dan rumah sakit milik Pemprov Jawa Timur, semua atas tanggungan pemerintah." Papar Khofifah.

Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS