Tim Bulutangkis Indonesia diminta Untuk Bertarung Habis-habisan di Piala Thomas dan Uber

Tim Bulutangkis Indonesia Diharapkan Bawa Pulang Medali Sebanyak-banyaknya pada Piala Thomas dan Uber di Denmark.

PARBOABOA, Jakarta – Tim Indonesia di Piala Thomas dan Uber 2020 (2021) diminta untuk berjuang pantang menyerah hingga titik darah penghabisan dalam merebut medali sebanyak-banyaknya di ajang pertandingan bulu tangkis bergengsi tingkat Internasional itu.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Umum PBSI Agung Firman Sampurna dalam acara pengukuhan dan pelepasan 24 atlet Indonesia yang akan berjuang di Piala Thomas dan Uber 2020 di markas PBSI, Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur, Senin (20/9).

Di kejuaraan Piala Thomas edisi ke-31 dan Uber ke-28 ini, Indonesia diperkuat oleh 24 pemain. Ajang ini akan berlangsung pada 9 hingga 17 November 2021 di Denmark.

Mereka dipaksa bekerja keras mencapai penampilan terbaik. Sebelum tampil dalam kejuaraan ini, para atlet telah menjalani serangkaian persiapan yang ketat.

Sebelum tampil di Piala Thomas dan Uber 2020, tim Indonesia juga akan terlebih dahulu tampil di Piala Sudirman 2021 yang akan dihelat di Finlandia mulai 26 September hingga 3 Oktober 2121.

Agung yakin, perjuangan para atlet yang selama masa persiapan tak akan sia-sia. Pencapaian Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang telah meraih medali emas pad Olimpiade Tokyo 2020 (2021) diharapkan akan menjadi motivasi yang baik bagi para atlet yang lain.

"Terima kasih saya sampaikan untuk semua yang sudah mempersiapkan semua ini denga bersusah payah, baik pemain, pelatih, dan juga semua pengurus. Untuk atlet yang akan bertanding, ayo berjuang dengan segenap tenaga, jangan menyerah sampai titik darah penghabisan," katanya.

Agung mengatakan, cabang olahraga bulu tangkis telah menjadi alat pemersatu bangsa Indonesia. Setiap atlet Balutangkis Indonesia yang tampil di ajang internasional selalu mendapat dukungan dari seluruh masayarakat Indonesia. Itu makanya para atlet harus menjadikan hal tersebut sebagai pemicu gairah bertanding.

Dalam pengukuhan dan pelepasan itu turut hadir Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBSI Mohammad Fadil Imran. Saat diberi kesempatan memberi sambutan, Fadil meminta pemain tidak terbeban dan mengurangi aktivitas yang mengganggu fokus. Fadil justru menginginkan semua tim dapat bermain dengan tenang dan menikmati pertandingan.

Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS