Untuk Pertama Kalinya, Mendikbud-Ristek Nadiem Makarim Positif Covid-19

Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Riset Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim. (Foto: Tangkapan layar)

PARBOABOA, Jakarta - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud-Ristek) Nadiem Anwar Makarim terkonfirmasi positif Covid-19. Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi X DPR RI secara virtual, Selasa (30/8/2022).

Dalam raker tersebut, Nadiem mengatakan, ini merupakan kali pertama dirinya beserta keluarga positif Covid-19 selama masa pandemi.

"Karena walaupun sudah bertahun-tahun menghindari terpapar oleh Covid-19, akhirnya saya terkejar juga dan akhirnya saya positif  Covid hari ini beserta keluarga saya," kata Nadiem, Selasa (30/8/2022).

Nadiem pun menyampaikan permintaan maafnya kepada seluruh peserta lantaran tidak bisa menghadiri raker tersebut secara langsung.

Meski demikian, Nadiem tetap menyampaikan materinya kepada Komisi X DPR secara daring.

"Jadi saya mohon maaf sebesar-besarnya tidak bisa hadir secara fisik. Tetapi terima kasih, [saya] masih bisa melanjutkan paparan hari ini," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, selain Nadiem Makarim, Menteri Kesehatan RI (Menkes) Budi Gunadi Sadikin saat ini juga sedang melakukan isolasi mandiri setelah hasil tes PCR dirinya menunjukkan hasil positif Covid-19.

Budi juga menyebut, ini merupakan kali pertama dirinya dinyatakan positif Covid-19 selama menjabat menjadi Menteri kesehatan sejak Desember 2020 lalu.

Menurutnya, interaksi dan mobilitas yang tinggi akhir-akhir ini menjadi salah satu penyebab dirinya bisa terpapar Covid-19.

Adapun pihak-pihak yang berinteraksi dengan Budi dalam beberapa waktu terakhir sudah diberikan informasi mengenai kondisi Budi. Mereka juga diminta untuk segera melakukan tes swab dan isolasi mandiri.

Tak lupa, ia pun meminta doa kepada masyarakat Indonesia agar dirinya dapat segera pulih dari infeksi tersebut. Ia juga menghimbau masyarakat agar selain segera lengkapi vaksinasi Covid-19, tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Pandemi belum usai. Namun terkendali. Artinya virus Covid-19 masih bersikulasi dan begitu dekat di sekitar kita. Selama ini saya berusaha sekuat tenaga patuh dan disiplin menjalankan protokol kesehatan namun tetap bisa tertular,” kata Budi pada Senin (29/8/2022).

“Gunakan penilaian risiko dengan baik. Ada di Peduli Lindungi apabila butuh bantuan teknologi. Apabila berada di lingkungan berisiko tinggi, jangan kendor dalam memakai masker, menjaga jarak, serta rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer,” pungkasnya.

Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS