5 Tahun Menjabat, Dirut Bulog Klaim Berhasil Pangkas Hutang Perusahaan Mencapai Rp24 T

Dirut Bulog, Budi Waseso atau lebih dikenal Buwas mengaku berhasil memangkas utang Bulog mencapai Rp 25 triliun selama menjabat sebagai Direktur Utama perusahaan milik negara tersebut sejak 2018. (Foto: Bulog)

PARBOABOA, Jakarta - Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso atau Buwas membanggakan keberhasilannya memangkas utang Bulog yang diwariskan pemimpin terdahulu saat dirinya baru menjabat pada tahun 2018 lalu. Dia mengatakan utang Bulog saat ini berada di angka Rp7 triliun dari sebelumnya Rp32 triliun atau berkurang Rp24 triliun.

"Pertama saya waktu menjadi Dirut seingat saya, Bulog punya utang Rp 32 triliun, supaya teman-teman tahu, saya ditinggalin kerugian Rp 1,7 triliun. Kalau dilihat dari itu kira-kira stres enggak?" ujar Buwas kepada wartawan di Kantor Pusat Bulog, Kamis (2/2/2023).

Selain berhasil memangkas hutang, Buwas juga mengklaim Bulog bukan lagi perusahaan lugi. Pada tahun 2021, perusahaan itu berhasil meraup untuk Rp267 miliar.

Untuk 2022, ia meyakini perusahaan berhasil meraup untung di atas angka tahun lalu. Namun, data keuntungan Bulog 2022 disebut masih diaudit dan diperkirakan akan selesai pada Februari mendatang.

"Itu masih diaudit, mungkin akhir bulan ini. Kalau sudah ada kami bisa laporkan. Ya keuntungannya tentu di atas Rp 267 miliar itu. Keuntungan 2023 ya harapannya lebih besar lagi," ujarnya.

Buwas sendiri ditugaskan oleh pemerintah menjadi Direktur Utama Perum Bulog sejak 27 April 2018. Artinya, utang Rp 32 triliun itu diterima hampir lima tahun lalu. Jabatannya sebagai Dirut juga akan berakhir dalam dua bulan ke depan.

Editor: Rini
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS