Sirkuir Mandalika.

330 Stand UMKM akan berjualan di sekitar sirkuit Mandalika saat WSBK

Maraden | Ekonomi | 19-11-2021

PARBOABOA, Jakarta – Perhelatan World Superbike Championship (WSBK) Mandalika yang akan berlangsung 19-21 November 2021 akan turut diramaikan oleh warga Lombok lewat UMKM yang telah diberikan izin berjualan di dalam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.

Dukungan ini diberikan oleh Kementerian Koperasi dan UKM melalui sinergi dengan BNI Xpora serta Pemerintah Provinsi NTB. Nantinya semua UKM yang telah diseleksi akan diijinkan mengelola stand dagangan di wilayah KEK Mandalika termasuk di sekitar sirkuit Mnadalika saat menggelar WSBK. Adapun program tersebut masuk dalam rangkaian program NTB Expo 2021.

Sebanyak 330 UMKM di Nusa Tenggara Barat telah dikurasi termasuk diberikan izin badan usaha dari pemeritah. UMKM itu juga difasilitasi untuk berjualan selama berlangsungnya perhelatan World Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika pada 19-21 November 2021.

Kurasi berupa seleksi dilakukan untuk memastikan UMKM yang akan dilibatkan adalah yang benar-benar siap dan produknya memenuhi standar yang ditentukan oleh ITDC dan MGPA.

UMKM yang telah mendapatkan izin berjualan ini akan menjual  berbagai entitas produk, seperti makanan, minuman, fashion, kriya, termasuk mutiara dan lainnya.

"Totalnya ada 330 UMKM. Itu terbagi 120 UMKM yang difasilitasi oleh Pemkab Lombok Tengah dan 210 yang difasilitasi Pemprov NTB," kata Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi NTB, Ahmad Mashuri di Mataram, Kamis (18/11/2021).

UMKM yang telah mendapatkan izin tersebut akan mengisi 80 stand atau tenda yang telah disiapkan di areal parkir timur, juga ada yang berlokasi di pintu area VIP Sirkuit Mandalika. Beberapa UMKM ada juga yang ditempatkan berjualan di dalam areal sirkuit dengan ketentuan dan syarat yang diatur oleh pihak ITDC dan MGPA.

Lebih lanjut, Ahmad Mashuri memastikan seluruh UMKM yang sudah diseleksi ini tidak dikenakan biaya ataupun pungutan pajak kecuali beberapa stand yang bekerjasama dengan pihak ketiga atau sponsor yang harus membayar pajak reklame. Namun Ahmad mengatakan UMKM yang ada nanti diutamakan yang menjual produk-produk yang mencirikan kekhasan lokal, baik produk khas Lombok ataupun produk khas Nasional.

Tag : #mandalika    #motogp 2022    #wsbk 2021    #ntb expo    #menkopumkm    #umkm   

Baca Juga