Anggaran Disnaker Pematang Siantar Dipangkas Rp1 Miliar

Dinas Ketenagakerjaan Pematang Siantar pada tahun ini anggaran dipangkas hingga 50 persen. Pada 2022 jumlahnya mencapai Rp2 miliar, turun menjadi Rp1 miliar. Selasa (24/1/2023).

PARBOABOA, Pematang Siantar - Dinas Ketenagakerjaan Pematang Siantar pada tahun ini anggaran dipangkas hingga 50 persen. Pada 2022 jumlahnya mencapai Rp2 miliar, turun menjadi Rp1 miliar.

Kepala Bagian Pemberdayaan Pelatihan Produktifitas Tenaga Kerja (Kabid P3TK) Kota Pematang Siantar, Elin Sayuti mengatakan, akibat anggaran yang dipotong, agenda pelatihan yang akan dikorbankan. 

Menurutnya untuk sekali pelatihan anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp700 juta.

“Anggaran kami di potong tahun ini, kami hanya dapatkan Rp1 milliar. Pelatihan para pencari kerja (pencaker) di tahun 2023 tidak digelar.” katanya saat dijumpai di ruangannya, Selasa (24/1/2023).

Elin menjelaskan, anggaran yang didapatkan Disnaker di 2022 sebesar Rp2 milliar bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kota Pematang Siantar.

“Tahun ini kami hanya mengerjakannya dan meningkatkan kerjasama serta berkoordinasi dengan perusahaan-perusahaan di Siantar dan Balai Latihan Kerja Provinsi Sumatera Utara,” tuturnya.

Elin menerangkan, Disnaker hanya melakukan penyuluhan dan bimbingan jabatan bagi para pencaker serta kegiatan job fair yang bertujuan membantu para pencaker secara teknis dan menambah poin mereka akan bakat dan minat sesuai yang dibutuhkan perusahaan.

“Itu karena hasil yang didapatkan dari pelatihan yang selama ini dilakukannya kurang pas dengan kenyataan yang diterima. Angka pengangguran makin bertambah dan sasarannya tidak tepat. Jadi dihapuskan saja,” katanya.

Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS