Akibat Ulah Maling, Banjir Rendam 600 Rumah Warga di Deli Serdang, Ini Penjelasan Kades

Banjir merendam pemukiman warga di Jalan Duku Raya Dusun XVI Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. (Foto: Dok BPBD Deli Serdang)

PARBOABOA, Deli Serdang- Kepala Desa (Kades) Bandar Khalipah Suparyo angkat bicara terkait dengan ulah maling yang mencuri kran pintu air, hingga banjir merendam ratusan rumah warga di Jalan Duku Raya Dusun XVI Kecamatan Percut Sei Tuan.

"Ada sekitar 600 rumah warga yang terdampak banjir. Ketinggian sekitar 50 cm," katanya ketika dikonfirmasi Parboaboa lewat selular, Kamis (02/03/2023) sore.

Suparyo mengatakan kondisi banjir yang merendam ratusan rumah warga saat ini sudah berangsur surut. Pihaknya bersama dengan BPBD Deli Serdang juga telah turun ke lokasi banjir, dan terungkap kalau penyebabnya karena ulah maling.

"Jadi penyebabnya karena besi kran pintu air dicuri maling," ujarnya.

Kades menyampaikan karena kran pintu air hilang maka bagian penutup bawah pintu air menjadi tertutup. Aliran air pun menjadi tersumbat.

"Saat hujan, air tidak mengalir ke sungai sehingga terjadi genangan ke rumah warga. Mereka curi kran pintu air," ucapnya.

Atas kejadian ini pihaknya juga telah bekerjasama dengan Badan Wilayah Sungai II Sumatera untuk mengangkat pintu air yang jatuh ke bawah dan menyumbat aliran air.

Diketahui, kawanan maling mencuri besi kran pintu air di Jalan Duku Raya Dusun XVI Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.

Akibat ulah maling yang mencuri besi kran pintu air ini, puluhan rumah warga terendam banjir. Pasalnya, air Sungai Bandar Khalipah meluap ke rumah warga karena besi pintu air yang berfungsi mengendalikan debit air sudah raib.

Warga sekitar yang geram dengan ulah maling yang 'gelap mata' hingga nekat mencuri barang yang menjadi fasilitas umum akhirnya melaporkan ini ke pihak berwajib.

"Satu pelaku pencurian besi kran pintu air sudah kita amankan," kata Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol M Agustiawan.

Ia menjelaskan pelaku pencurian yang diamankan berinisial KA alias Parang (57) warga Jalan Letda Sujono Medan Tembung. Usai ditangkap, polisi lalu memboyong pelaku ke Polsek Percut Sei Tuan guna pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi saat ini masih melakukan pengembangan lebih lanjut untuk memburu pelaku pencurian besi kran air yang sudah menimbulkan kerugian khususnya bagi masyarakat sekitar.

Editor: Betty Herlina
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS