Banjir Surut, BPBD Kota Bekasi Antisipasi Banjir Kiriman dari Bogor

Personel BPBD Kota Bekasi siaga bencana. (PARBOABOA/Dok: BPBD Kota Bekasi)

PARBOABOA, Jakarta - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi melakukan tindakan antisipasi di daerah aliran sungai (DAS) bantaran Kali Bekasi untuk menghadapi kemungkinan banjir kiriman dari Bogor, setelah banjir yang melanda 9 kecamatan di Kota Bekasi surut pada Rabu (01/03/2023) kemarin.

"Banjirnya mulai surut dari kemarin siang, dan saat ini dipastikan sudah tidak ada lagi banjir," ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Bekasi, Enung Nurholis saat dihubungi Parboaboa pada Kamis (02/03/2023).

Enung mengatakan bahwa pihaknya waspada banjir, terutama di daerah bantaran sungai, mengingat curah hujan yang masih tinggi di Bekasi dan daerah sekitarnya. Saat ini, masing-masing 6 personel telah dikerahkan untuk memantau wilayah yang diprediksi dapat dilanda banjir kembali. Selain personel, BPBD juga telah menyiapkan alat bantuan seperti perahu.

"Banjir kemarin disebabkan oleh curah hujan yang tinggi, dan bantaran sungai saat ini dianggap aman. Namun, kami masih melakukan pengawasan dan antisipasi mengingat sekarang sudah memasuki musim hujan," jelas Enung.

Menurut Enung, beberapa lokasi yang rawan banjir di antaranya adalah Perumahan Bumi Nasio Indah, PGP, dan sekitar bantaran Kali Bekasi, terutama untuk Perumahan Dosen IKIP di Kecamatan Jatiasih, yang sebelumnya terendam banjir dengan ketinggian 1 meter.

Sebelumnya, banjir yang melanda 16 titik di 9 kecamatan di Kota Bekasi pada Senin (27/02/2023) telah menimbulkan dampak pada sekitar 7.253 warga. Ketinggian air bervariasi, dari 20 cm hingga mencapai 1 meter.

"Sebanyak 9 kecamatan terdampak banjir, dengan total 16 titik banjir atau genangan," ujar Enung Nurholis dalam keterangan pada Senin (27/02/2023).

Editor: Rini
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS