Tangkapan layar video pesepeda motor halangi mobil ambulans yang bawa pasien seorang bayi kritis.

Bayi Kritis Dalam Ambulans yang Dihalangi Pesepeda Motor Meninggal Dunia

rini | | 14-08-2021

PARBOABOA, Jakarta Timur - Kondisi dari bayi kritis yang dibawa ambulans namun dalam perjalanan ke rumah sakit dihalangi seorang pesepeda motor dikabarkan meninggal dunia.

"Kondisi pasien saat ini dapat info dari bidan kita pasiennya meninggal dunia," kata Gholib Nur Ilham, sopir ambulans yang membawa pasien, Jumat (13/8/2021).

Peristiwa pencegatan itu terjadi di persimpangan lampu merah Otista Raya, Jakarta Timur pada Kamis (12/8), saat dalam perjalanan menuju RSUD Budhi Asih, Jakarta Timur.

Bayi kritis tersebut lahir prematur di puskesmas, sehingga dibutuhkan peralatan yang tidak memadai, pasien kemudian di rujuk ke rumah sakit yang memiliki ruang ICU.

Supir ambulans kemudian membunyikan sirene, semua pengendara memberikan jalan, namun seorang pesepeda motor tetap tidak menepikan kendaraannya. Sehingga tidak sengaja menyenggol kaca spion sepeda motornya.

Karena tidak terima, pesepeda motor itu kemudian mengejar. Ambulans yang terjebak lampu merah di Flyover Cawang, kaca ambulans kemudian di gebrak oleh pesepeda motor tersebut.

Terakhir, Gholib berharap kejadian ini menjadi pesan kepada masyarakat. Ia mengingatkan agar semua pengendara jalan selalu memberikan akses kepada ambulans yang menyalakan sirene.

"Semoga ini menjadi pelajaran bagi kita semua agar memberikan akses terhadap Ambulans Gawat Darurat disaat sedang membawa pasien. Karena kita tidak pernah tahu bagaimana kondisi pasien di dalamnya."

Tag : metropolitan

Berita Terkait