ilustrasi

Berbeda Lokasi, Pasutri Tewas Dalam Kebakaran di Beurawe Aceh

sondang | Daerah | 31-08-2021

PARBOABOA, Aceh Terjadi kebakaran di Jalan K Saman, Lorong M Daud, Gampong Beurawe, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh pada Senin (30/8) sekitar pukul 03.00 WIB yang menyebabkan pasangan suami istri Sudarisman (56) dan istrinya Khairani (63) meninggal dunia.

Jasad almarhum Sudarisman ditemukan di kamar mandi rumahnya, sedangkan mayat istrinya, Khairani, berada di atas tempat tidur.

Sudarisman dan istrinya Khairani diduga terjebak dalam kobaran api yang membakar rumah mereka, sehingga tidak mampu keluar untuk menyelamatkan diri. Namun, Maisarah (52) adik korban Khairani, yang tinggal bersama pasutri tersebut berhasil menyelamatkan diri dari rumah tersebut.

Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banda Aceh, Heru Triwijanarko SSTP MSi didampingi Kasi Pembinaan dan Pengembangan Tenaga Pemadam, Yudi SH, mengatakan, petugas piket pemadam kebakaran menerima informasi sekitar pukul 03.30 WIB dini hari.

Begitu mendapat informasi, empat armada pemadam ditambah satu unit armada suplai langsung dikerahkan ke lokasi. Saat tiba, dia katakan, api sedang berkobar hebat dan petugas mendapat laporan bahwa ada pasutri Sudarisman dan istrinya Khairani terjebak di dalam rumah.

Di tengah upaya pemadaman yang terus berlangsung, petugas mendobrak pintu dan menerobos masuk ke dalam rumah. Saat petugas masuk, pasutri tersebut sudah ditemukan meninggal dunia dalam kondisi yang sangat memprihatinkan.

Selain melumat habis rumah permanen yang ditempati pasutri, api juga ikut menghanguskan satu rumah lainnya yang berada di belakang. Beruntung, si penghuni rumah, Firmansyah bersama istri dan keempat anaknya berhasil menyelamatkan diri dari musibah.

"Dari keterangan Firmansyah yang rumahnya yang ikut terbakar dalam peristiwa itu, dirinya terbangun dari tidurnya karena merasakan sesak nafas disebabkan kepulan asap sudah memenuhi kamarnya.

Begitu tahu rumahnya ikut terbakar, ia pun bergegas bersama istri dan empat anaknya menyelamatkan diri," terang Yudi.

"Karena sekitar pukul 03.00 WIB, Maisarah, adik korban Khairani sempat terbangun, karena mencium seperti benda terbakar.

Beliau menuju ke dapur rumah, tapi ngak mencium apa-apa, lalu beliau masuk kembali ke kamar melanjutkan istirahat," kata Iptu Muchtar, mengutip keterangan saksi.

Lalu, pada saat api sedang melumat rumah yang ditempati oleh abang ipar dan kakaknya itu, Maisarah kembali tersentak dari dalam tidurnya dan spontan melihat seluruh ruangan sudah dipenuhi asap dan api.

Maisarah pun berhasil keluar rumah menyelamatkan diri, tanpa mengetahui kakak dan abang iparnya masih berada di dalam rumah tersebut.

Menurutnya, jenazah pasutri itu dibawa pulang kembali ke Beurawe dan disalatkan di Masjid Al-Furqan desa tersebut dan dimakamkan dalam satu liang di tanah kuburan keluarga masih dalam Gampong Beurawe.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto SIK, melalui Kapolsek Kuta Alam, Iptu Muchtar Chalis SPdI yang ditanyai Serambi menerangkan bahwa penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, meski ada dugaan akibat hubungan arus pendek listrik.

Tag : #kebakaran    #daerah    #nasional   

Baca Juga