Daftar Kecamatan di Bogor Berpotensi Terdampak Tanah Bergerak

Bencana pergerakan tanah di Bogor (Foto: YULIUS SATRIA WIJAYA/antara)

PARBOABOA Jakarta – Ancaman bencana tanah bergerak yang terjadi di Bogor dikhawatirkan masih terus berlanjut. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menginformasikan ada 22 dari 40 kecamatan di Kota Bogor yang wajib waspada bencana alam tanah bergerak.

"Dari 40 kecamatan di Kabupaten Bogor, empat kecamatan berpotensi menengah, 22 kecamatan berpotensi terjadi pergeseran tanah tingkat menengah hingga tinggi," kata Aris dilansir dari Antara, Sabtu (24/9).

Deretan kecamatan tersebut yaitu Babakanmadang, Bojonggede, Cariu, Ciawi, Cibinong, Cigudeg, Cileungsi, Cisarua, Citeureup, Gunungsindur, Jasinga, Jonggol, Klapanunggal, Leuwisadeng, Megamendung, Nanggung, Parung, Sukajaya, Sukamakmur, Sukaraja, Tajurhalang, dan Tanjungsari.

Aris juga menghimbau warga Bogor untuk selalu mengecek peta pergerakan tanah yang diunggah BPBD secara berkala di Instagram melalui akun resmi BPBD Kabupaten Bogor @bpbdkabbogor.

"Bagi wilayah yang terdapat potensi tersebut, selalu siaga menghadapi bencana. Siapkan tas siaga bencana agar selalu tanggap dalam menghadapi bencana yang datang secara tiba-tiba," tegasnya.

Pada Rabu, (14/09/2022) lalu bencana pergeseran tanah terjadi di Desa Bojongkoneng, Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor. Data terbaru, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat 1.020 jiwa terdampak peristiwa itu.

"Korban terdampak sebanyak 147 KK atau 572 jiwa. Korban terancam sebanyak 131 KK atau 448 jiwa. Total keseluruhan 278 KK atau 1.020 jiwa," kata Aris, Selasa (20/9/2022).

Sejumlah fasilitas umum seperti jalan, musala, vila, hingga PAUD, turut terdampak. Selain itu, sebanyak 328 rumah warga rusak.

"Rinciannya 9 unit rusak berat, 73 unit rusak sedang, dan 246 rusak ringan," terangnya.

Sejumlah lokasi pengungsian telah disiapkan petugas gabungan. Di antaranya di salah satu vila, Posko BPBD, dan Posko Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor.

Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS