Deretan Transfer Terburuk Yang Pernah Dilakukan Jose Mourinho

Deretan Transfer Terburuk Yang Pernah Dilakukan Jose Mourinho

Parboaboa.com – Jose Mourinho memiliki reputasi sebagai salah satu pelatih terbaik dunia saat ini. Pria berjuluk The Special One tersebut sudah meraih banyak trofi dalam sepanjang kariernya.

Pada musim panas 2021, Mourinho memutuskan untuk kembali ke Italia. Juru taktik asal Portugal tersebut diangkat menjadi pelatih AS Roma.

Selama menangani klub, Mourinho sudah mengeluarkan banyak uang di bursa transfer untuk membeli pemain. Banyak pemain hebat yang bermain di bawah asuhan Mourinho.

Namun, tidak semua rekrutan Mourinho punya nasib yang bagus. Tidak sedikit yang gagal menunjukkan performa terbaiknya setelah diboyong mantan pelatih Inter Milan tersebut.

Berikut ini transfer terburuk yang pernah dilakukan Jose Mourinho.

Shaun Wright-Phillips (Manchester City, 2005)

Shaun Wright-Phillips tampil bagus untuk Manchester City pada 2003 hingga 2005. Dia kemudian pindah ke Chelsea dengan transfer 31 juta euro.

Namun, musim-musim Wright-Phillips di Chelsea lebih banyak diisi dengan duduk di bangku cadangan daripada bermain. Dia harus bersaing dengan Arjen Robben, Damien Duff, ataupun Joe Cole.

Wright-Phillips akhirnya kembali ke Man City pada 2008 dengan transfer 11 juta euro saja. Dia meninggalkan Stamford Bridge setelah memainkan 125 pertandingan.

Fabio Coentrao (Benfica, 2011)

Setelah tampil mengesankan untuk Benfica, Fabio Coentrao bergabung dengan Real Madrid. Namun, karier pemain asal Portugal tersebut justru meredup setelah datang ke Santiago Bernabeu.

Coentrao tidak pernah berhasil menggeser Marcelo di posisi bek kiri. Selain itu, faktor cedera juga membuat sang pemain sering absen membela Los Blancos.

Selama membela Real Madrid, Coentrao membuat 106 penampilan tetapi tidak pernah menjadi pilihan utama di sana. Dia sempat dipinjamkan ke beberapa klub sebelum dilepas secara permanen ke Rio Ave pada 2018.

Baba Rahman (Augsburg, 2015)

Di musim panas 2015, Chelsea memboyong Baba dari Augsburg. The Blues harus mengeluarkan uang 20 juta euro untuk memboyong pemain kelahiran 2 Juli 1994 ini.

Namun, karier Baba Rahman di Stamford Bridge jauh dari harapan. Pemain asal Ghana tersebut tak pernah menjadi pilihan utama di posisi bek kiri.

Selama terikat kontrak dengan Chelsea, Baba Rahman sudah dipinjamkan ke sejumlah klub termasuk Schalke, Reims, Mallorca dan PAOK. Pada musim ini, dia pinjamkan ke klub Championship Reading.

Asier Del Horno (Athletic Bilbao, 2005)

Asier del Horno direkrut Chelsea dari Athletic Bilbao pada musim panas 2005. The Blues mengeluarkan juta euro untuk memboyong sang pemain ke Premier League.

Di Chelsea, Del Horno gagal menunjukkan performa terbaiknya. Meski main dalam 25 laga di Premier League, namun dirinya jarang menjadi pilihan utama Jose Mourinho.

Bek kiri asal Spanyol tersebut cuma bertahan selama satu musim di Stamford Bridge. Dia ikut memenangkan Premier League sebelum hengkang ke Valencia.

Mateja Kezman (PSV Eindhoven, 2004)

Mateja Kezman sangat bersinar ketika bermain di Eredivisie. Dia berhasil mencetak 38 gol dalam 43 pertandingan bersama PSV Eindhoven pada musim 2003/04.

Striker asal Serbia itu akhirnya diboyong ke Chelsea pada musim panas 2004. Kezman diharapkan bisa memimpin lini depan The Blues setelah dibeli Roman Abramovich.

Sayangnya, Kezman malah melempem setelah datang ke Stamford Bridge dan hanya mencetak empat gol dari 25 pertandingan. Dia langsung dijual ke Atletico Madrid pada musim berikutnya.

Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS