Elon Musk (dok Britta Pedersen/POOL/AFP)

Elon Musk dan Rencana Membangun Bahtera Nabi Nuh Menuju Mars

Rini | Internasional | 18-12-2021

PARBOABOA, Amerika - Salah satu orang terkaya di bumi Elon Musk mengungkapkan rencananya untuk membangun kehidupan manusia di planet Mars untuk lima tahun ke depan, karena kondisi kehidupan di bumi yang menurutnya semakin mengkawatirkan.

CEO Tesla tersebut mempercayai bumi akan segera kiamat, sehingga dia sedang berencana untuk membuat roket yang dinamai “Bahtera Nabi Nuh Fituristik” sebagai misi penyelamatan manusia dan hewan ke planet merah. Mengutip Daily Mail, teknologi ini memang terinspirasi dari bahtera Nabi Nuh saat bumi dilanda air bah.

“Hal besar berikutnya adalah membangun kota di Mars dan membawa hewan dan makhluk Bumi ke sana. Seperti bahtera Nuh yang futuristik, saat menghadapi bencana " katanya Elon Musk, dikutip dari Daily Mail Sabtu (17/12).

Misi besar Musk ini akan menjadi langkah evolusi selanjutnya, dimana Mars akan menjadi rumah kedua manusia setelah bumi tidak lagi layak huni karena pemanasan global.

"Tujuannya secara keseluruhan adalah membuat kehidupan menjadi multi-planet dan memungkinkan umat manusia menjadi peradaban luar angkasa," imbuh Musk.

Namun rencana besar Elon Musk ini justru mendapat tanggapan negatif dari sejumlah ilmuan di dunia. Berbeda dengan Musk yang menganggap Mars layak huni, ilmuan justru berpendapat sebaliknya.

Roger Wiens seorang ilmuan NASA mengatakan atmosfer Mars yang penuh karbon dioksida mungkin cocok untuk menumbuhkan tanaman, tapi Mars akan menjadi tempat yang mengerikan untuk hewan karena ketiadaan oksigen.

"Manusia mungkin cukup pintar untuk menggunakan sistem pernapasan oksigen, tetapi apakah seekor hewan akan cukup pintar untuk menyesuaikan sistem seperti itu? Saya rasa tidak begitu. Akan berakhir dengan banyak hewan mati," Roger Wiens dikutip dari Daily Mail.

Menurutnya dengan kondisi itu, Mars mungkin hanya bisa menjadi tempat untuk menumbuhkan tanaman. Dengan catatan tanaman itu harus dalam kondisi hangat dan terus disiram.

Selain itu, ahli astrofisika dari Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics, Jonathan McDowell mengatakan untuk membangun kehidupan manusia di Mars sama dengan kehidupan di bumi akan membutuhkan waktu ratusan tahun lagi.

Tag : #elon musk    #bahtera nabi nuh futuristik    #mars    #internasional   

Baca Juga