Hambat Aliran Air, Jembatan di Pondok Bambu Dibongkar

Pembongkaran jembatan di di Jalan Tomini, RW 11 Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. (Foto: Parboaboa/Sondang)

PARBOABOA, Jakarta – Jembatan rumah warga yang berada di Jalan Tomini, RW 11 Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur kini tengah dibongkar karena telah menyumbat drainase sehingga menimbulkan banjir.

“Pembongkaran sudah dilakukan sejak Senin pagi,” ungkap Ketua Tim Bebas Banjir, Miko Yuli kepada Parboaboa, Selasa (25/10/2022).

Dari pantauan Parboaboa, pukul 16.00 WIB, separuh bagian jembatan telah dibongkar. Memang, jembatan tersebut tampak rendah sehingga menghambat aliran air.

Jembatan itu ada di Jl Teluk Poso, di atas saluran air Jl Teluk Tomini dan Jl Teluk Sibolga. Miko menjelaskan, saat hujan, jembatan tersebut menjadi hambatan aliran air menuju saluran penghubung di Jl Teluk Sibolga.

“Memang ada beberapa jembatan yang mengganggu aliran air. Jembatan itu salah satunya. Nah, itulah yang kita bongkar saat ini,” jelasnya.

Miko juga mengungkapkan, jembatan tersebut merupakan milik warga bernama Purnomo Sidi. Purnomo disebut mengizinkan jembatan di atas saluran untuk dibongkar, namun harus ada jaminan tertulis dari pihak yang menjamin dibuatkannya jembatan baru.

“Yang punya rumah sudah berkenan dibongkar tapi harus dibangun kembali,” ujarnya.

Dalam pembangunan kembali jembatan tersebut, Miko mengatakan bahwa pihak Kelurahan Pondok Bambu berkenan menyediakan pasir, pihak RW 11 menyediakan 10 sak semen dan tenaga Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) juga bersedia untuk membangun jembatan itu.

“Waktu pembangunan kembali itu, material-materialnya disumbang sama warga. Ada semen, pasir, batu split dan lain sebagainya,” paparnya.

Salah satu warga setempat, Mariono (75) mengatakan, jembatan itu memang telah meresahkan warga setempat. Sebab, jembatan tersebut telah mengganggu aliran air hingga menyebabkan banjir.

“Seperti di Januari tahun 2020. Ini perumahannya semua tergenang. Itu motor motor tinggal kelihatan spion nya saja,” ujar Mariono.

Untuk menangani kasus tersebut, pihak Sumber Daya Air (SDA) kemudian meminta agar jembatan tersebut dibongkar. Dan hal ini pun disetujui para warga setempat.

“Pihak SDA melihat ini terus meminta agar jembatannya dibongkar supaya bersih. Yauda silahkan, gitu,” ungkapnya.

Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS