Hebat, Yoris Wutun Jadi Satu-Satunya Wakil Indonesia dalam Forum PBB di Amerika

Yoris Wutun di Forum PBB (foto: Twitter Education cannot wait)

PARBOABOA, Jakarta – Gregorius Yosep Laba atau akrab disapa Yoris Wutun berhasil terpilih menjadi satu-satunya menjadi aktivis muda asal Indonesia yang akan berbicara di forum PBB di New York, Amerika Serikat.

Yoris Wutun yang baru berusia 21 tahun ini akan berbicara tentang pendidikan di masa darurat dan akan terlibat dalam forum Global Feminist Coalition for Gender Transformative Education, pada 20-21 September 2022 mendatang.

Dihubungi media dari Lewoleba, Sabtu (17/09/2022), Yoris mengungkapkan, dalam forum yang ia ikuti di New York, dia akan bergabung dengan para aktivis muda dari negara lainnya.

Di dalam forum yang diikuti oleh banyak negara ini, Yoris Wutun dan peserta lainnya akan berbagi informasi situasi di daerah masing-masing tentang kesetaraan gender di sekolah, apakah ada barometer yang akurat untuk meningkatkan kesetaraan antara anak laki-laki dan perempuan.

Selain itu, lewat forum ini juga Yoris Wutun dan peserta lainnya juga akan menentukan lima kerentanan gender yang dihadapi anak laki-laki dan anak perempuan di negara mereka masing-masing.

Setelah masalah-masalah itu dijabarkan, mereka akan memetakan solusi dan mempresentasikan lima prioritas secara tematik dan apa rekomendasi mereka untuk Menteri Pendidikan, tim Pendidikan PBB dan lembaga-lembaga dunia yang fokus menangani masalah pendidikan.

Untuk mengikuti forum ini, Mahasiswa Sekolah Tinggi Hukum Jentera Indonesia Jakarta ini terlebih dulu terpilih menjadi salah satu anggota Global Youth Panel atau panelis muda Plan Internasional Inggris.

Setelah terpilih, ia bergabung dengan peserta lain dari negara Ekuador, Lebanon, Malawi, Mali, Zimbabwe, Amerika Serikat dan Inggris.

Sebagai informasi, Yoris Wutun merupakan pemuda yang berasal dari Desa Paubokol, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata. Yoris Wutun merupakan anak dari pasangan John Heribertus Rea dan Maria Yasinta Siba yang merupakan seorang petani ladang di Belobatang 

Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS