Foto: Cuaca buruk mempersulit pencarian Eril di sepanjang Sungai Aare, Swiss. Suara.com

Hujan Badai Persulit Pencarian Eril, Keluarga Ridwan Kamil Ikhlas

Dion | Internasional | 01-06-2022

PARBOABOA, Pematangsiantar - Hujan badai yang diperkirakan turun dalam beberapa hari ke depan bakal menyulitkan pencarian Emmeril Kahn Mumtadz (Eril), anak Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. 

Memasuki hari ketujuh pada Rabu (1/6/2022), Eril masih belum ditemukan sejak hilang terseret arus Sungai Aare di Bern, Swiss, pekan lalu. 

"Menurut perkiraan, kondisi cuaca di kota Bern pada beberapa hari ke depan diprediksi akan hujan, dengan badai di area pegunungan," demikian laporan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Bern.

Menurut laporan tersebut, hujan badai bakal sangat memengaruhi kondisi air sungai Aare. Namun demikian, polisi maritim Bern akan terus melanjutkan pencarian intensif pada Kamis (2/6) dengan metode yang sama. 

"Keputusan menggunakan penyelam sangat situasional, karena kondisi alam yang tidak menentu," lanjut pernyataan KBRI Bern.

Upaya pencarian pencarian Eril telah berlangsung selama tujuh hari dan kini menjadi prioritas utama kepolisian Swiss.

Di hari kelima pihak berwenang telah menyisir area Eichholz sampai Wohlensee demi menemukan Eril.

Pada, Minggu, polisi maritim Bern juga mulai mengerucutkan wilayah pencarian yang meliputi lokasi yang dinilai paling potensial di wilayah Marzili. 

Fokus pencarian juga berlanjut di pintu air Schwellenmaetteli dan Engehalde dengan menggunakan perahu.

Polisi Swiss beserta polisi sungai, polisi medis, dan pemadam kebakaran, menyatakan proses pencarian Eril menjadi prioritas mereka. Pencarian ditempuh dengan berbagai metode, termasuk drone, kapal, dan penyelaman.

Proses pencarian yang masih belum membuahkan hasil membuat Ridwan Kamil meminta dukungan masyarakat agar mendoakan mereka.

Ridwan Kamil dan istrinya, Atalia, juga dikabarkan terjun langsung ke lokasi untuk mencari putra sulung mereka. Keduanya ikut mencari di sejumlah titik potensial Sungai Aare. 

"Orang tua saudara Eril, Bapak Ridwan Kamil beserta Ibu Atalia, juga terus melakukan usaha mandiri untuk memeriksa langsung beberapa titik-titik potensial di sepanjang bantaran sungai Aare," ungkap rilis resmi KBRI Bern di situs Kemlu, Rabu (1/6/2022). 

Namun demikian, wilayah perairan yang dilalui keduanya masih dalam batas aman untuk ditempuh manusia. Selain itu, Ridwan Kamil dan Atalia juga memantau secara dekat pencarian yang dilakukan oleh polisi maritim.

Kakak kandung Ridwan Kamil, Erwin Muniruzaman, mengatakan saat ini keluarga sudah ikhlas menerima kondisi apapun.

"Pencarian hari ini (Selasa) sudah selesai, kemudian dilanjutkan lagi hari berikutnya. Dari pihak keluarga sudah ikhlas apapun nanti yang akan menjadi takdir dari Eril," ungkap Erwin di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa sore.

Tag : #ridwan kamil    #emmeril khan mumtadz    #internasional    #sungai aare    #hujan badai   

Baca Juga