Gencatan Senjata Usai, Israel Kembali Tewaskan Ratusan Warga Gaza

Setelah gencatan senjata berakhir, Israel kembali menyerang Gaza dan menewaskan 240 korban. (Foto: X/ @EddieFisher_id)

PARBOABOA, Jakarta – Setelah berakhirnya gencatan senjata antara Israel dan Hamas pada Jumat (1/12/2023), pihak Israel kembali melancarkan serangan terhadap lebih dari 400 target di Jalur Gaza sejak Jumat pukul 07.00 waktu setempat hingga Sabtu (2/12/2023).

Akibat serangan yang dilakukan itu, ada 240 orang tewas dan 650 orang terluka dalam serangan udara dan bombardir laut yang digencarkan Israel.

Israel diketahui memusatkan serangan mereka untuk menghancurkan wilayah timur Khan Younis, Selatan Gaza dan garis pantai jalur Gaza yang mayoritas menargetkan lahan pertanian.

Ditargetkannya lahan pertanian tersebut diduga untuk membuka jalur darat seperti yang dilakukan sejak serangan pertama Israel pada 7 Oktober 2023 lalu.

Juru Bicara Israel Defense Force (IDF), Jonathan Conricus, menyebut serangan mereka ditargetkan menggempur militer Hamas di seluruh jalur Gaza.

Warga di berbagai wilayah Gaza juga telah menerima pesan berisi akan ada serangan rudal dan roket sejak Jumat (1/12/2023).

Selebaran berisi himbauan warga Gaza untuk mengungsi juga telah dijatuhkan dari pesawat-pesawat Israel.

Akibat gempuran kembali Israel, truk-truk pembawa bantuan dari berbagai negara berhenti memasuki wilayah Jalur Gaza karena khawatir kembali terjadi gempuran Israel.

Alasan Gencatan Senjata Israel-Gaza Berakhir

Gencatan senjata Israel-Hamas berakhir pada Jumat (1/12/2023) setelah militer Israel merasa dikhianati oleh Hamas.

Israel menyalahkan Hamas karena dianggap tidak bertanggung jawab atas kematian tiga sandera selama gencatan senjata.

Di sisi lain, Hamas menyatakan bahwa kematian tiga sandera tersebut disebabkan oleh serangan membabi buta Israel selama masa tawanan.

Sebelumnya, gencatan senjata telah berlangsung selama tujuh hari sejak Jumat (24/11/2023), awalnya direncanakan selama empat hari dan diperpanjang menjadi tujuh hari.

Pada Kamis (30/11/2023), kedua belah pihak sepakat memperpanjang gencatan senjata satu hari lagi hingga Jumat (1/12/2023), dengan kesepakatan membebaskan 10 sandera untuk tambahan satu hari gencatan senjata.

Pasca gencatan senjata berakhir, Israel kembali membombardir wilayah Gaza hingga Sabtu (2/12/2023) dan menewaskan ratusan orang.

Editor: Atikah Nurul Ummah
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS