Jalan Asahan Simalungun Dilanda Salju Debu Membuat Jarak Pandang Terganggu

Jalan Asahan kilometer 4 Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun dilanda salju debu dari tanah bekas galian proyek yang berterbangan memenuhi jalanan. Jarak pandang menjadi terganggu saat kendaraan melintas. (Foto: Parboaboa/Patrick)

PARBOABOA, Simalungun - Jalan Asahan kilometer 4 Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun dilanda salju debu dari tanah bekas galian proyek yang berterbangan memenuhi jalanan. Jarak pandang menjadi terganggu saat kendaraan melintas.

Pantauan tim Parboaboa, Sabtu (24/12/2022), jalan yang belum rampung tersebut masih berupa padatan tanah yg belum di aspal. Saat kendaraan melintas di jalur tersebut, debu ikut beterbangan mengikuti arah roda.

Salah satu warga Simpang Kalang, Desa Marihat Baris Kecamatan Siantar, Putra mengatakan, untuk mengurangi intensitas debu dari tanah galian agar tidak semakin parah, masyarakat secara swadaya dan reguler menyiram jalannan dengan air. 

"Tiga hari ini tidak ada hujan, kalaupun hujan hanya sebentar. Tidak hujan itulah, debu di jalan ini semakin parah, yang kasian pengendara sepeda motor dan rumah rumah warga ini," ucap Putra. 

Putra mengatakan polusi debu tersebut akan semakin parah jika kendaraan berat seperti bus atau truk lewat.

"Kalau sudah lewat dam truk, truk kayu atau bus, jalan ini debu semua lah," ucap Putra.

"Serba salah memang, kalo panas polusi debu bertambah, kalau hujan, jalannya becek dan lembek," tambahnya. 

Salah satu pengendara sepeda motor, A Purba sangat mengeluh, jalan yang selalu dilintasinya tak kunjung rampung.

"Saya setiap hari melewati jalan ini, kalo gak rusak ya berdebu seperti ini. Kasian pengendara sepeda motor yang lain, apalagi kalau posisi kendaraannya tepat di belakang bus," jelasnya. 

Purba mengimbau ke pengendara yang lain untuk mengurangi batas kecepatan berkendara di jalan tersebut agar tidak meningkatkan polusi debu. 

"Saya sarankan setiap pengendara yang lewat jalan ini, terkhusus untuk mobil, truk atau bus, agar tidak kencang-kencang. Supaya debunya tidak bertambah banyak. Dan pengendara sepeda motor pakailah helm dan masker agar debu tidak terhirup," imbuhnya.

Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS