Kali Ini Giliran Inggris akan Kirim Pasokan Rudal ke Ukraina untuk Lawan Rusia

Menyusul Amerika Serikat (AS) dan negara barat lainnya, Inggris akan mengirimkan drone dan sistem pertahanan rudal ke Ukraina agar bisa menghalau serangan Rusia. (Foto: AFP/Leila Gorchev)

PARBOABOA, Jakarta – Inggris akan mengirimkan pasokan rudal pertahanan udara ke Ukraina, menyusul serangan Rusia ke Kyiv dan kota-kota lain dalam beberapa hari terakhir.

Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace mengumumkan dukungan baru untuk Ukraina menjelang pertemuan North Atlantic Treaty Organization (NATO) di Brussels, Kamis (13/10/2022).

Seperti dilansir dari Reuters, Jumat (14/10/2022), Wallace mengatakan bahwa Advanced Medium-Range Air-to-Air Missile (AMRAAN) yang akan dikirim dalam beberapa minggu mendatang dapat digunakan bersama dengan National Advanced Surface-to-Air Missile System, atau sistem pertahanan udara NASAMS yang diberikan oleh Amerika Serikat.Roket AMRA

Ratusan rudal pertahanan udara tambahan, dari jenis lain yang disediakan sebelumnya, juga akan diberikan sebagai bagian dari paket. Bersama dengan ratusan drone udara tambahan untuk mendukung pengumpulan informasi dan kemampuan logistik Ukraina, dan senjata 18 senjata artileri howitzer lainnya, sudah terdapat 64 unit yang sudah dikirim.

Untuk memperkuat pertahanan udara Ukraina telah dan tetap menjadi prioritas utama dukungan militer Inggris. Sejauh ini Inggris telah menyediakan berbagai sistem pertahanan udara termasuk kendaraan Stormer yang dilengkapi dengan peluncur Starstreak dan ratusan rudal anti-udara.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada hari Selasa (11/10/2022) meminta negara-negara G7 termasuk Inggri untuk membantu Kiev menciptakan “perisai udara”.

Sekjen NATO Jens Stoltenberg mengatakan “prioritas utama” dukungan Barat untuk Ukraina adalah memberi Kiev lebih banyak pertahanan udara untuk melindungi dari serangan tanpa pandang bulu Rusia.

Sebelumnya Inggris, sederet negara Barat lainnya, seperti Amerika Serikat (AS), Jerman, dan Prancis juga mengumumkan pengiriman bantuan udara ke Ukraina.

Sekjen NATO Jens Stoltenberg mengatakan “prioritas utama” dukungan Barat untuk Ukraina adalah memberi Kiev lebih banyak pertahanan udara untuk melindungi dari serangan tanpa pandang bulu.

Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS